EBuzz – Emiten operator terminal kendaraan, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) mencatatkan pertumbuhan kinerja operasional sebesar 14,6% secara year-on-year (yoy) hingga memasuki bulan kedua pada kuartal II-2026. Pertumbuhan yang diraih ini setara dengan peningkatan volume kargo sebesar 64.525 unit untuk segmen Completely Built-Up (CBU), Alat Berat, Bus, dan Truk.
Selain volume kargo, total kunjungan kapal (shipcalls) di seluruh terminal anak usaha PT Pelindo Multi Terminal ini hingga Mei 2026 mencapai 1.577 shipcalls, atau melonjak 21,40% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang tercatat sebanyak 1.299 shipcalls.
Baca Juga : IPCC Perkuat Transformasi Ekosistem Logistik Terintegrasi dan Jaring Ribuan Investor
Berdasarkan data operasional, volume CBU secara kumulatif hingga Mei 2026 tercatat sebesar 365.760 unit, tumbuh 4,95% atau bertambah 17.235 unit dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, segmen Truk dan Bus mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 57,38% dengan volume bongkar muat mencapai 126.769 unit atau bertambah 46.221 unit secara yoy. Untuk segmen Alat Berat, perseroan membukukan kenaikan sebesar 8,35% dari 12.801 unit menjadi 13.870 unit.
Plt. Direktur Utama IPCC Bagus Dwipoyono mengatakan, perseroan terus mendorong transformasi layanan berbasis teknologi dan digitalisasi, penguatan efisiensi pada proses handling kargo, serta pengembangan infrastruktur yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pengguna jasa.
“Ke depan, kami optimis kinerja IPCC dapat melampaui capaian tahun lalu, seiring kesiapan kami menyambut pertumbuhan arus kendaraan listrik dan hybrid yang kian mendominasi aktivitas ekspor-impor otomotif Indonesia. Hal ini menjadikan IPCC sebagai tulang punggung ekosistem logistik otomotif yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan,” kata Bagus dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/6/2026).
IPCC Optimistis

Bagus menekankan, dengan capaian hingga periode Mei 2026 ini, manajemen IPCC menyatakan optimisme mereka untuk dapat menutup tahun buku 2026 dengan kinerja yang mampu melampaui pencapaian pada tahun sebelumnya.
“Kami hadir bukan hanya untuk mencatat angka pertumbuhan, tetapi untuk memastikan setiap pengguna jasa merasakan nilai nyata dari layanan kami dan itulah standar yang akan terus kami kejar hingga akhir tahun ini dan seterusnya,” pungkasnya.
Baca Juga : Tensi Geopolitik Meningkat, Laba Bersih IPCC Tembus Rp52,81 Miliar di Q1-2026
Selain itu, performa operasional perseroan juga didorong oleh pemulihan industri otomotif nasional di mana data GAIKINDO mencatat total wholesales nasional kargo CBU Januari–Mei 2026 mencapai 359.015 unit, naik 12,8% yoy. Sejalan dengan hal tersebut, jumlah kargo ekspor CBU yang dilayani IPCC ikut meningkat 7% menjadi total 148.794 unit.

