EBuzz ── Hartarto Ciputra, salah satu pemegang saham PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI), emiten produsen dan pemasok beras, kembali menambah kepemilikan sahamnya di perseroan. Aksi akumulasi ini dilakukan dengan tujuan investasi.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang ditulis Minggu (19/7/2026), Hartarto membeli saham NASI dalam tiga tahap transaksi terpisah sepanjang pekan lalu.
Rincian Tiga Tahap Akumulasi
Pembelian pertama dilakukan pada 14 Juli 2026, dengan volume 405.300 saham pada harga Rp117 per saham, sehingga nilai transaksi mencapai Rp47,42 juta. Pembelian kedua berlangsung sehari setelahnya, pada 15 Juli 2026, dengan volume lebih besar yakni 1 juta saham pada harga Rp120 per saham atau setara nilai transaksi Rp120 juta.
Tahap ketiga dieksekusi pada 16 Juli 2026, dengan pembelian 406.800 saham pada harga Rp121 per saham, senilai Rp49,22 juta. Secara akumulatif, total nilai pembelian saham dalam tiga tahap tersebut mencapai sekitar Rp216,6 juta, dengan total volume 1.812.100 saham.
“Tujuan transaksi dengan status kepemilikan langsung,” demikian keterangan resmi dalam keterbukaan informasi BEI.
Porsi Kepemilikan Meningkat
Pasca rangkaian transaksi tersebut, kepemilikan Hartarto di NASI bertambah menjadi 7,37 miliar saham atau setara 5,81% dari total saham beredar. Sebelumnya, ia tercatat menggenggam 7,15 miliar saham atau setara 5,58%.
Baca Juga Pos Indonesia Rombak Direksi, Iskandar Kunaefi Jadi Nakhoda Baru
Pergerakan Saham NASI
Berdasarkan data Google Finance, harga saham NASI ditutup stagnan di level Rp121 per saham, bergerak dalam rentang range harian antara Rp120 hingga Rp122 per saham. Dengan level harga tersebut, kapitalisasi pasar perseroan tercatat sebesar Rp97,7 miliar.

