Prabowo: Danantara Jadi Andalan Ekspor Komoditas Strategis

EBuzz – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kabinet yang dipimpinnya telah menyelesaikan 110 permasalahan, kendati mendapat sorotan tajam dari sejumlah lembaga pemeringkat asing sejak awal tahun ini. Ia meyakini langkah-langkah kebijakan yang diambil pemerintah selama ini sudah tepat sasaran.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam pengantar Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Selasa (20/7/2026). Sidang tersebut turut dihadiri jajaran menteri, wakil menteri, kepala badan dan lembaga negara, beserta para wakilnya.

Dalam pengantar yang berlangsung sekitar 90 menit tersebut, Prabowo mencontohkan pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) sebagai salah satu capaian signifikan. Lembaga ini dirancang sebagai eksportir tunggal atau sole exporter bagi tiga komoditas sumber daya alam (SDA) strategis nasional, yakni kelapa sawit, nikel, dan batu bara.

Pembentukan DSI ini dinilai sebagai bagian dari strategi hilirisasi dan konsolidasi tata kelola ekspor komoditas unggulan, yang diharapkan mampu memperkuat posisi tawar Indonesia di pasar global sekaligus mengoptimalkan penerimaan negara dari sektor sumber daya alam.

Baca Juga BNI Alihkan 77,86 Juta Saham Buyback ke Pegawai, Saham Naik 2,29% dalam Sehari

Klaim penyelesaian 110 masalah ini muncul di tengah tekanan persepsi investor asing terhadap stabilitas kebijakan ekonomi domestik, seiring sejumlah lembaga pemeringkat internasional yang memberikan catatan kritis terhadap arah kebijakan fiskal dan tata kelola pemerintahan sepanjang paruh pertama 2026. Meski demikian, pemerintah tetap optimistis sejumlah terobosan kebijakan, termasuk konsolidasi ekspor komoditas strategis melalui Danantara, akan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi pada semester kedua tahun ini.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini