BBSI: Pembiayaan Perumahan Tembus Rp60,80 Triliun, Tumbuh 3,2% di Tengah Perlambatan KPR Nasional ke 4,7%

EBuzz – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatatkan pertumbuhan positif pada lini bisnis pembiayaan perumahan atau BSI Griya, di tengah tantangan perlambatan pertumbuhan kredit pemilikan rumah (KPR) yang tengah dihadapi industri perbankan nasional.

Berdasarkan laporan analisis uang beredar Bank Indonesia (BI), pertumbuhan KPR perbankan secara industri hanya mampu tumbuh 4,7% secara tahunan atau year on year (yoy) per Mei 2026. Realisasi ini melambat dibandingkan pertumbuhan 5,5% yoy pada Januari 2026, dan jauh lebih rendah dibandingkan pertumbuhan 8% yoy yang tercatat pada Mei 2025. Perlambatan ini mengindikasikan tekanan daya beli masyarakat di segmen pembiayaan properti masih membayangi industri.

Di tengah tren pelemahan tersebut, Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, mengungkapkan bahwa portofolio pembiayaan BSI Griya hingga Mei 2026 telah mencapai Rp 60,80 triliun dan masih menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten. Meski tidak merincikan angka pertumbuhan secara spesifik, realisasi tersebut tercatat naik 3,2% dibandingkan posisi Rp 58,96 triliun pada Juni 2025.

Baca Juga AREA Baru Serap 42% Dana IPO, Rp35,2 Miliar Masih Mengendap

Wisnu menuturkan, segmen griya pada dasarnya menjadi salah satu pilar penopang utama kinerja pembiayaan konsumer perseroan, di tengah perlambatan permintaan KPR yang dihadapi industri perbankan secara umum. Kinerja ini turut mencerminkan ketahanan segmen pembiayaan berbasis syariah di tengah pelemahan daya beli masyarakat pada sektor properti nasional.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini