BCA Kucurkan Rp1,5 Triliun ke Indodana Finance, Perkuat Ekspansi Layanan Paylater

EBuzz – PT Indodana Multi Finance (Indodana Finance) melanjutkan kemitraan strategisnya dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui fasilitas pendanaan atau credit facility senilai Rp1,5 triliun. Suntikan likuiditas ini ditujukan untuk memperkuat sekaligus memperluas layanan Buy Now Pay Later (BNPL) milik perusahaan pembiayaan tersebut.

Sinergi berkelanjutan ini menjadi momentum penting bagi Indodana Finance dalam memperluas jangkauan layanan Indodana PayLater, khususnya untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia agar dapat menikmati kemudahan akses pembiayaan.

Direktur Utama PT Indodana Multi Finance, Mira Wibowo, mengungkapkan bahwa keberhasilan kolaborasi pada fase sebelumnya menjadi fondasi kuat bagi perseroan dalam memperluas ekspansi dan kemitraan layanan Indodana PayLater di berbagai wilayah Indonesia.

“Kami mengapresiasi kepercayaan berkelanjutan yang sudah diberikan oleh Bank BCA dan akan kami optimalkan dalam memperkuat ekonomi pembiayaan yang sehat dan berkelanjutan,” ungkap Mira dalam siaran pers, Senin (20/7/2026).

Senada dengan hal tersebut, SVP Kepala Kantor Cabang Korporasi BCA, Liliani Kurniawan, menyampaikan bahwa kerja sama antara BCA dan Indodana Finance dijalin dengan tujuan membawa dampak positif bagi masyarakat luas. Menurutnya, BCA berkomitmen mendukung peningkatan inklusi keuangan nasional, di mana penyaluran pendanaan melalui platform digital seperti Indodana Finance menjadi salah satu strategi yang ditempuh untuk mencapai tujuan tersebut.

“Kami percaya, penyaluran pendanaan yang bertanggung jawab dari perusahaan terpercaya akan membawa dampak positif bagi masyarakat, sekaligus memperkuat fondasi industri pembiayaan digital di Indonesia,” kata Liliani.

Baca Juga BOBA Bukukan Penjualan Rp100,63 Miliar dan Laba Rp10,80 Miliar di Semester I-2026

Fasilitas pendanaan senilai Rp1,5 triliun ini diharapkan dapat menjadi katalis pertumbuhan bagi Indodana Finance dalam memperluas basis nasabah paylater, sekaligus mendukung ekosistem pembiayaan digital yang semakin inklusif di tengah tingginya permintaan layanan kredit berbasis teknologi di Indonesia.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini