Mandiri Sekuritas Prediksi IHSG Tembus 7.500 Akhir 2026, Ini Syaratnya

Mandiri Sekuritas memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada dalam tren penguatan menuju paruh kedua 2026, dengan pertumbuhan laba emiten menjadi salah satu faktor yang diperhitungkan.

Mandiri Sekuritas Prediksi IHSG Tembus 7.500 Akhir 2026, Ini Syaratnya
Gedung Mandiri Sekuritas
Bacakan Artikel

EBuzz - Mandiri Sekuritas memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada dalam tren penguatan menuju paruh kedua 2026, dengan pertumbuhan laba emiten menjadi salah satu faktor yang diperhitungkan dalam proyeksi pasar saham domestik.

Head of Equity Research & Strategy Mandiri Sekuritas Kresna Hutabarat mengatakan fundamental kinerja keuangan emiten menjadi salah satu dasar proyeksi pergerakan IHSG hingga akhir 2026.

Menurut Kresna, target IHSG dalam skenario dasar (base case) berada di level 6.800. Sementara itu, IHSG berpotensi mencapai level 7.500 dalam skenario optimistis (bull case) apabila tingkat equity risk-free rate mengalami penurunan.

"Yang mendasari proyeksi IHSG kami, di mana kami memproyeksikan bahwa nanti di akhir tahun 2026 IHSG harusnya bisa berkotak di 6.800 dan proyeksi kami secara bull casenya jika memang adanya equity risk-free yang lebih baik, misalkan direfleksi dengan equity risk-free rate yang lebih rendah lagi, itu harusnya bisa ke 7.500 untuk bull casenya," kata Kresna dalam Mandiri Macro & Market Brief Q2-2026 Indonesia Economic Outlook, Kamis (3/9/2026). (4/9).

Makroekonomi RI

Selain IHSG, Mandiri Sekuritas juga memproyeksikan penguatan pada indeks IDX80. Kresna mengatakan IDX80 berpotensi naik sekitar 8%-10% dari level saat ini menuju level 107.

"Kami lebih bullish di IDX80 yang dimana kami memproyeksikan IDX80 bisa naik mungkin sekitar 8-10 persen lagi dari level sekarang ke level 107. Ini ditopang juga tadi kembali oleh pertumbuhan EPS yang steady di 11 persen untuk IDX80-nya," ujar Kresna.

Menurut Kresna, IDX80 banyak digunakan investor lokal sebagai acuan dalam mengukur kinerja portofolio atau dana kelolaan.

"Kami menekankan bahwa IDX80 lebih banyak digunakan oleh investor-investor lokal juga saat ini dalam membenchmarking performa fund mereka," tuturnya.

Baca Juga : Mandiri Sekuritas Tawarkan SR025, Imbal Hasil hingga 6,90%

Mandiri Sekuritas menetapkan target dasar IDX80 di level 107,2 dengan proyeksi pertumbuhan laba per saham (earning per share/EPS) sebesar 11%. Sementara itu, pertumbuhan EPS IHSG secara keseluruhan diperkirakan mencapai 46%.

Dari sisi makroekonomi, Mandiri Sekuritas memperkirakan inflasi rata-rata 2026 berada di level 3,4%. Sementara itu, BI Rate diproyeksikan naik 25 basis poin menjadi 6% pada akhir tahun untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.