EBuzz – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) terus memperluas penetrasi bisnis non-perumahan melalui strategi transformasi Beyond Mortgage. Langkah ini direalisasikan lewat penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pemerintah Kabupaten Samosir guna mengamankan potensi ekonomi di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba.
Kolaborasi lintas sektor ini mencakup pembiayaan produktif sektor pariwisata, pemberdayaan UMKM, digitalisasi layanan publik, hingga penyediaan fasilitas perbankan di sektor kesehatan korporasi. Aksi ini sekaligus menyelaraskan arah strategis emiten bersandi saham BBTN tersebut di bawah naungan konsolidasi aset BUMN, Danantara.
Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, menegaskan bahwa dalam dua tahun terakhir perseroan agresif memperluas dana murah dan penyaluran kredit di daerah dengan menggandeng sekitar 58 pemerintah kabupaten dan kota di Indonesia. Di Samosir, BBTN akan mengintegrasikan sektor hospitality dengan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Properti Program (KPP).
Menurutnya, pariwisata memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan UMKM. Secara nasional, sekitar 60 persen produk domestik bruto Indonesia ditopang oleh UMKM dan sektor ini juga menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja.

“Karena itu, sesuai arahan dari Danantara pengembangan pariwisata harus berjalan beriringan dengan pemberdayaan UMKM sehingga pertumbuhan ekonomi dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Nixon dalam keterangannya, dikutip Senin (22/6/2026). (23/6).
Baca Juga : Perluas Pasar Properti Digital, BTN Integrasikan Aplikasi Bale dengan Platform Rumah123
Selain sektor pembiayaan produktif, BBTN juga membidik ceruk pasar institutional banking di kawasan tersebut. Perseroan masuk ke sektor ekosistem kesehatan melalui penyediaan solusi payroll, QRIS Merchant, hingga fasilitas pembiayaan investasi alat kesehatan untuk RSUD Dr. Hadrianus Sinaga.
Di sisi lain, emiten perbankan plat merah ini memperkuat kemitraan dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Samosir untuk mengoptimalkan efisiensi pengelolaan kas daerah berbasis digital.
“BTN ingin hadir bukan hanya sebagai lembaga pembiayaan, tetapi sebagai mitra pembangunan daerah. Kami ingin membangun ekosistem yang saling terhubung, mulai dari sektor pariwisata, UMKM, layanan publik hingga pengembangan sumber daya manusia agar manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara berkelanjutan,” katanya menambahkan.
Percepatan Kerja Sama

Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, menyambut baik langkah taktis BBTN yang dinilai responsif dalam mengeksekusi kerja sama ini dalam kurun waktu satu bulan sejak penjajakan awal. Salah satu poin krusial dalam kemitraan ini adalah peluncuran program subsidi bunga kredit yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Samosir.
Baca Juga : Perkuat Strategi Beyond Mortgage, BTN Gandeng Pemprov DKI dan Kementerian UMKM
Melalui skema pasokan modal ini, pelaku UMKM lokal berpotensi mengakses pembiayaan dengan plafon hingga Rp100 juta dan tenor maksimal tiga tahun, dengan beban bunga yang disubsidi oleh pemerintah daerah.

“Program subsidi bunga kredit ini merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Samosir. Kami mengapresiasi dukungan BTN yang akan menyalurkan pembiayaan tersebut sehingga dapat membantu masyarakat, khususnya pelaku UMKM, untuk mengembangkan usahanya,” kata Vandiko.

