Pergantian Menkeu Bikin Skema Dividen Danantara Menggantung

Pergantian Menkeu Bikin Skema Dividen Danantara Menggantung
Bacakan Artikel

EBuzz - Pergantian pucuk pimpinan Kementerian Keuangan memicu ketidakpastian baru terhadap skema setoran dividen Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BP Danantara) ke kas negara. CEO Danantara Rosan Roeslani menyatakan pihaknya akan segera membuka komunikasi dengan Menteri Keuangan baru, Suahasil Nazara, untuk menuntaskan sejumlah agenda strategis yang sempat dibahas bersama pejabat sebelumnya.

Danantara Susun Ulang Agenda Koordinasi

Rosan menegaskan Danantara akan menjadwalkan pertemuan dengan Kementerian Keuangan pekan ini guna membahas berbagai isu, termasuk kepastian setoran dividen ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Ya, nanti kita akan bicara semua lah ya. Tapi ini kan baru, nanti kita akan bicara dengan Kementerian Keuangan dengan Pak Menkeu pada minggu ini saya kira," ujar Rosan kepada wartawan, Senin (14/9/2026).

Rosan belum memastikan apakah skema pembagian dividen yang sebelumnya disepakati dengan Purbaya Yudhi Sadewa akan tetap berlaku di bawah kepemimpinan Suahasil. Ia menegaskan Danantara perlu menyelaraskan kembali sejumlah komitmen fiskal menyusul pergantian pejabat tersebut.

Suahasil Resmi Gantikan Purbaya

Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan pada sore ini di Istana Negara. Suahasil menggantikan Purbaya yang baru menjalankan tugas selama satu tahun. Pergantian yang berlangsung mendadak ini memaksa Danantara merevisi ulang sejumlah agenda kerja sama dengan Kementerian Keuangan.

Sebelumnya, Danantara telah berkomitmen menyetorkan dividen kepada kas negara yang dikelola langsung oleh Menteri Keuangan. Komitmen ini menjadi salah satu instrumen penting bagi pemerintah dalam menjaga ruang fiskal APBN, mengingat Danantara mengelola aset dan investasi strategis milik negara.

Baca Juga BEI Tunda RUPSLB, Tunggu Aturan Demutualisasi Rampung

Kepastian Skema Masih Menunggu Pembahasan

Ketidakjelasan mengenai kelanjutan skema dividen ini berpotensi memengaruhi proyeksi penerimaan negara bukan pajak dalam waktu dekat. Danantara dan Kementerian Keuangan perlu segera menuntaskan pembahasan teknis agar kepastian fiskal tidak berlarut-larut.

Pasar dan pelaku ekonomi kini menanti sinyal kebijakan dari Suahasil terkait kelanjutan komitmen dividen tersebut, mengingat perannya yang strategis dalam menjaga stabilitas anggaran negara ke depan.