Pendapatan Menyusut, Laba Bersih BSDE Turun Menjadi Rp277,62 Miliar di QI-2026

EBuzz – Emiten properti Grup Sinar Mas, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), membukukan penurunan kinerja keuangan sepanjang tiga bulan pertama tahun ini. Di mana, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih BSDE tercatat sebesar Rp277,62 miliar per 31 Maret 2026 dari sebelumnya Rp305,87 miliar.

Direktur BSDE Hermawan Wijaya mengungkapkan, penurunan laba bersih ini sejalan dengan menyusutnya pendapatan usaha perseroan menjadi Rp2,36 triliun, turun dari posisi Rp2,70 triliun pada kuartal pertama tahun lalu. Kendati demikian, perseroan berhasil menekan beban pokok penjualan menjadi Rp789,45 miliar dari sebelumnya sebesar Rp1,00 triliun.

“Alhasil, laba kotor BSDE per akhir Maret 2026 tercatat sebesar Rp1,57 triliun, atau lebih rendah dari laba kotor tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,69 triliun,” terang Hermawan dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/6/2026). (30/6).

Sementara itu, berdasarkan laporan keuangan perseroan. Beban usaha perseroan turut mengalami efisiensi dari Rp1,10 triliun menjadi Rp1,02 triliun. Dengan dinamika tersebut, posisi laba usaha Bumi Serpong Damai berada di angka Rp557,08 miliar, turun dari laba usaha tahun lalu yang sebesar Rp595,46 miliar. Sementara itu, laba sebelum pajak mengalami koreksi menjadi Rp283,59 miliar dibandingkan capaian kuartal I tahun lalu sebesar Rp332,65 miliar.

Baca Juga : Absen Bagikan Dividen, Bumi Serpong Damai (BSDE) Alokasikan Laba untuk Ekspansi

Sedangkan dari sisi neraca keuangan, jumlah aset BSDE per 31 Maret 2026 tercatat sebesar Rp80,12 triliun, atau mengalami kenaikan dari posisi akhir Desember 2025 yang sebesar Rp79,26 triliun. Kenaikan juga terjadi pada pos liabilitas, di mana jumlah liabilitas perseroan membengkak menjadi Rp27,25 triliun per 31 Maret 2026, naik dari posisi Rp26,59 triliun per 31 Desember 2025.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini