Jaga Kinerja dan Fundamental, Ini Formulasi Jasa Armada Indonesia (IPCM) Hadapi Tantangan Global

EBuzz-PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) sebagai bagian dari subholding Pelindo Jasa Maritim dan Pelindo Group yang bergerak di bidang jasa pemanduan dan penundaan kapal, melaksanakan Paparan Publik Tahunan melalui acara Public Expose Live 2026 (“Pubex Live 2026”) yang diselenggarakan oleh PT Bursa Efek Indonesia (Bursa). Paparan Publik Tahunan IPCM 2026 dilaksanakan secara virtual dari Monitoring Room IPCM di Pelindo Tower Lantai 8, Jakarta Utara. Sebagai emiten terpilih pada penyelenggaraan Pubex Live 2026, paparan IPCM dan 7 perusahaan tercatat lainnya dilaksanakan fully virtual melalui media webinar serta disaksikan dan diikuti secara langsung oleh investor dari seluruh Indonesia.

Paparan Publik IPCM Tahunan ini disampaikan oleh jajaran Direksi Perseroan yang terdiri dari Direktur Utama merangkap Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis IPCM, Shanti Puruhita, Direktur Armada dan Operasi, Arief Hermawan dan Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko, Dessy Emastari Prihatiningtyas. Dalam kesempatan tersebut, manajemen memaparkan kinerja operasional dan keuangan Perseroan serta berbagai inisiatif strategis yang mendukung pertumbuhan bisnis dan penciptaan nilai berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan.

Di tengah tantangan dinamika global, IPCM berhasil mencatatkan kinerja yang tetap solid. Secara tahunan, IPCM berhasil membukukan pertumbuhan yang positif dengan peningkatan pendapatan, EBITDA, dan laba bersih. Pada periode Q1 2026, IPCM juga mencatat pertumbuhan EBITDA dan laba bersih masing-masing sebesar 1,12% dan 3,03% YoY. Kinerja ini didukung oleh adanya peningkatan arus pertumbuhan petikemas sebesar 2% YoY atau senilai 4,76 Juta TEUs dan pertumbuhan arus penumpang sebesar 13% YoY atau senilai 5,6 Juta Orang yang dikelola Pelindo Group.

Dari sisi operasional, IPCM menunjukkan komitmennya untuk menjaga kinerja yang berkelanjutan melalui penerapan pola operasional yang efektif serta memaksimalkan penggunaan energi lain selain BBM untuk menunjang pelayanan sarana dan prasarana pemanduan dan penundaan kapal diantaranya meliputi penggunaan Shore Connection, Harbour Generator, Solar Panel dan Inverter Technology/Hybrid yang di rencanakan akan terus ditingkatkan penggunaannya.. Sejalan dengan upaya tersebut, IPCM juga terus memperkuat kapasitas operasional melalui penambahan armada secara selektif dan terukur untuk mengakomodir pertumbuhan kebutuhan layanan pemanduan dan penundaan kapal di berbagai wilayah operasional.

IPCM juga telah menyiapkan sejumlah strategi bisnis untuk menjaga momentum pertumbuhan yang berkelanjutan, antara lain melakukan ekspansi layanan di Terminal Khusus (TERSUS) dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) melalui penguatan kerja sama strategis dengan para mitra . Di saat yang sama, Perseroan tetap berkomitmen untuk menjaga kualitas layanan dan memastikan standar keselamatan operasional tetap terjaga. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemeliharaan tingkat pelayanan (Level of Service) yang optimal serta penerapan budaya keselamatan kerja yang konsisten guna mempertahankan pencapaian zero fatality di seluruh wilayah operasional Perseroan.

Direktur Utama IPCM, Shanti Puruhita menyampaikan, “Di tengah berbagai tantangan global yang masih berlangsung pada kuartal I 2026, termasuk adanya fluktuasi harga bahan bakar dan nilai tukar rupiah yang dinamis, IPCM tetap berkomitmen menjaga kinerja dan memperkuat fundamental perusahaan. Upaya tersebut kami lakukan selain melalui pengembangan strategi bisnis juga optimalisasi pola operasional, peningkatan efisiensi energi, serta pengelolaan biaya yang efektif, sehingga Perseroan dapat terus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.”

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini