EBuzz – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus memperkuat taji di pasar internasional setelah menuntaskan proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi di Pabrik Tuban, Jawa Timur. Langkah ini menjadi jawaban perseroan dalam mengatasi kondisi kelebihan kapasitas (oversupply) di pasar domestik dengan cara memperluas penetrasi ke mancanegara.
Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, menegaskan bahwa investasi senilai Rp1,4 triliun ini merupakan upaya nyata untuk meningkatkan utilisasi pabrik sekaligus melakukan ekspansi pasar global.
“Selain memperluas penetrasi pasar ekspor bernilai tinggi, keunggulan portofolio ini juga memperkuat posisi SIG di kancah industri global,” ujar Indrieffouny Indra dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (3/5/2026). (4/5).
Fasilitas Dermaga Tuban

Indra menambahkan, penyelesaian proyek infrastruktur berskala besar ini ditandai dengan penerbitan Taking Over Certificate (TOC), yang mengonfirmasi bahwa seluruh pengerjaan telah memenuhi standar teknis, keselamatan, dan kesiapan operasional.
“Fasilitas di Tuban kini dirancang khusus untuk memenuhi standar internasional, terutama dalam memproduksi semen tipe khusus yang diminati pasar global,” imbuhnya.
Menurutnya, pengembangan dermaga ini mencakup peningkatan kapasitas dermaga yang sangat signifikan, dari semula hanya 15.000 deadweight tonnage (DWT) melonjak menjadi 50.000 DWT. Proyek ini juga meliputi pembangunan jetty trestle dan jetty platform baru yang terintegrasi, serta penggunaan ship loader canggih berkapasitas 1.000 ton per jam.
“Guna mendukung kelancaran distribusi, SIG turut membangun sistem logistik terintegrasi mulai dari tube conveyor, fasilitas penyimpanan modern, dan cement silo,” pungkas Indra.
Dengan kesiapan infrastruktur baru ini, Pabrik Tuban diproyeksikan mampu mendukung volume ekspor hingga 1 juta ton semen setiap tahunnya. Proyek ini sendiri merupakan hasil kolaborasi strategis antara anak usaha SIG, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, dengan Taiheiyo Cement Corporation, serta menggandeng PT Hutama Karya sebagai kontraktor pelaksana.
Baca Juga : Strategi Pasar Mikro Efektif, SIG Amankan Pangsa Pasar di Kuartal I-2026
Perseroan optimistis, dukungan kemitraan global dan infrastruktur yang mumpuni akan menjadikan ekspor sebagai motor pertumbuhan baru perseroan. Hal ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri konstruksi di level dunia.

