EBuzz – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melaporkan keberhasilan langkah transformasi strategis perusahaan dalam meningkatkan peluang pertumbuhan dan profitabilitas. Hal ini, tercermin dari perubahan haluan bisnis yang berfokus pada daya saing yang telah membuahkan hasil signifikan.
Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, memaparkan bahwa sejak Juli 2025, perusahaan telah mengeksekusi tiga strategi utama yang mencakup peningkatan pengelolaan pasar mikro, efisiensi biaya, serta optimalisasi produk turunan semen dan portofolio.
“Transformasi bisnis sejak Juli 2025 yang berfokus pada tiga strategi utama yaitu peningkatan pengelolaan pasar mikro, efisiensi biaya, serta optimalisasi produk turunan semen dan portofolio, terus membuahkan hasil positif. Kinerja Perusahaan meningkat secara konsisten, khususnya pada semester II tahun 2025 dengan momentum yang kuat pada kuartal IV tahun 2025,” ujar Indrieffouny, Jumat (17/4/2026).
Pangsa Pasar SIG

Indrieffouny menegaskan, meskipun permintaan semen domestik sepanjang 2025 mengalami kontraksi sebesar 1,5% year-on-year (yoy) yang menekan angka penjualan nasional, SIG mencatatkan volume penjualan total sebanyak 37,93 juta ton. Perbaikan tajam terlihat pada kuartal IV tahun 2025 dengan volume mencapai 10,47 juta ton, yang berkontribusi pada pertumbuhan total volume penjualan sebesar 1,1% yoy.
“Khusus untuk segmen semen kantong, SIG mencatatkan pertumbuhan pesat 5,7% yoy pada periode tersebut, melampaui rata-rata pertumbuhan pasar yang hanya di angka 2%,” tegasnya.
Menurutnya, selain pasar dalam negeri, kinerja ekspor menjadi penopang vital. Volume ekspor SIG melonjak signifikan sebesar 14,9% yoy hingga menembus angka sekitar 6,4 juta ton.
“Tren positif ini terus terakselerasi hingga memasuki periode dua bulan pertama tahun 2026, di mana SIG membukukan kenaikan penjualan domestik sebesar 9,7%, dengan lonjakan tajam di segmen semen kantong mencapai 14,6%,” ungkap Indrieffouny.
Indrieffouny Indra menegaskan bahwa, capaian di awal tahun 2026 ini menjadi pijakan untuk memperkuat optimisme terhadap keberlanjutan model bisnis semen, ekosistem derivatif, serta efisiensi biaya yang lebih ketat.

“Kami yakin bahwa SIG saat ini berada pada jalur yang tepat. Karena itu, kami berkomitmen penuh untuk melanjutkan transformasi secara disiplin dan konsisten untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan dan memberikan nilai kepada para pemegang saham dan pelanggan,” pungkasnya.
Baca Juga : Perkuat Bisnis Konstruksi, SIG Gandeng Taiheiyo Cement Kembangkan Soil Stabilization
Langkah transformasi ini tidak hanya menyasar pangsa pasar, tetapi juga penguatan tata kelola dan sumber daya perusahaan guna memastikan SIG tetap kompetitif di tengah dinamika industri konstruksi nasional maupun global.

