EBuzz – Perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan besar alat laboratorium dan farmasi, PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI), resmi memulai rangkaian aksi korporasi melalui Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO).
Dalam aksi korporasi tersebut, perseroan berencana melepas sebanyak-banyaknya 522.857.000 lembar saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp50 per saham.
Berdasarkan prospektus resmi perseroan, jumlah saham yang ditawarkan tersebut mewakili maksimal 30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Sementara, untuk harga penawaran awal (bookbuilding) perseroan mematok pada rentang Rp446 hingga Rp515 per saham, sehingga total dana segar yang berpotensi dihimpun perseroan mencapai sebanyak-banyaknya Rp269,27 miliar.

“Rencana alokasi penggunaan dana hasil IPO setelah dikurangi biaya-biaya emisi. Sebesar Rp55 miliar akan dialokasikan untuk pembayaran sebagian pokok pinjaman kepada kreditur. Selanjutnya, sekitar 11,8% dana akan digunakan untuk pos pengembangan usaha, dan sisa porsi terbesar yaitu sebanyak 68,7% akandifungsikan sebagai modal kerja (working capital) guna mendukung kegiatan operasional perseroan,” tulis manajemen EMMI dalam prospektus, Senin (22/6/2026).
Baca Juga : Masuk Masa Bookbuilding, Inaco (JELI) Pasang Harga IPO Rp900-Rp1.120 per Saham
PT Esa Medika Mandiri Tbk telah menunjuk PT BRI Danareksa Sekuritas dan PT Ina Sekuritas Indonesia untuk bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek. Adapun, masa penawaran awal pada 22 Juni -24 Juni 2026. Sementara masa penawaran umum perdana pada 2-6 Juli 2026 dan pencatatan di BEI pada 8 Juli 2026.

