Ciptakan Magnet Investasi Baru, Danantara Siap Bangun PFII di Bali

EBuzz – Danantara menyatakan kesiapannya mendukung wilayah Bali sebagai lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII), sehingga mampu memperkuat daya saing Indonesia sebagai pusat keuangan global. Untuk merealisasikan hal tersebut, Danantara menjadikan Dubai International Financial Centre (DIFC) sebagai benchamark.

COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria mengatakan, dibentuknya Pusat Finansial Internasional Indoenesia (PFII) di Bali bukan hanya sekedar membangun kawasan keuangan, tetapi membangun kepercayaan investor asing untuk berinvestasi di Indonesia.

“PFII bukan sekadar membangun kawasan keuangan, tetapi juga membangun kepercayaan dunia terhadap Indonesia,” kata Dony di Jakarta, Rabu (15/7/2026).

DIFC Jadi Benchmark

Dony menambahkan, ditunjuknya Dubai International Financial Centre (DIFC) sebagai benchmark pembentukan PFII dikarenakan DIFC menawarkan berbagai keunggulan, antara lain insentif pajak korporasi hingga 0% selama 40 tahun, menjadi pusat aktivitas lebih dari 50.000 profesional, serta dikenal sebagai “Wall Street of MEASA” atau Middle East, Africa, and South Asia.

“Dengan mengadopsi praktik terbaik tersebut, PFII di Bali diharapkan mampu menarik investasi global, memperdalam pasar keuangan domestik, memperluas akses pembiayaan, serta memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem keuangan internasional,” ucapnya.

Selain itu, pembahasan Bali sebagai PFII ini difokuskan pada strategi investasi, pembangunan ekosistem keuangan berstandar global, serta optimalisasi peran Danantara dalam mendukung pengembangan aset, infrastruktur, dan layanan pendukung PFII.

“Dengan ekosistem yang kompetitif dan berstandar global, kami ingin menghadirkan lebih banyak investasi yang memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

Baca Juga : Danantara Tunjuk 8 Mitra Bersyarat Garap Proyek Sampah Jadi Listrik Triliunan

Melalui sinergi tersebut, pemerintah optimistis PFII di Bali akan menjadi magnet investasi internasional, memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat keuangan kawasan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini