Bidik Segmen Menengah Atas, SMRA Kejar Target Marketing Sales Rp5,2 Triliun

EBuzz – Emiten pengembang properti, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), menetapkan target prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp5,2 triliun untuk Tahun Buku 2026. Target strategis tersebut akan ditopang oleh kontribusi operasional dari seluruh proyek perseroan yang tersebar di sembilan kawasan kota terpadu.

President Director Summarecon, Adrianto P. Adhi SMRA mengonfirmasi bahwa, penetapan target tersebut didasarkan pada realisasi performa kuartal I-2026. Di mana, selama tiga bulan pertama tahun ini, perseroan telah mengantongi marketing sales senilai Rp1,2 triliun. Realisasi ini mencerminkan lonjakan sebesar 37% dibandingkan dengan capaian periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Sebelumnya, SMRA menutup Tahun Buku 2025 dengan membukukan marketing sales sebesar Rp5,53 triliun. Capaian tersebut tumbuh 27 persen dari target awal yang dipatok sebesar Rp5 triliun. Realisasi kinerja operasional ini dipaparkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Public Expose di Jakarta.

“Pertumbuhan ini didorong oleh tingginya permintaan pasar, khususnya pada segmen menengah dan menengah atas. Guna menghadapi tantangan ekonomi ke depan, perusahaan akan berfokus pada pengelolaan kas secara prudent serta konsisten mengembangkan konsep kota terpadu,” jelas Adrianto dalam Konfrensi Pers secara daring, Kamis (11/6/2026).

Adrianto menegaskan, lini bisnis investasi properti dan manajemen mencatatkan pendapatan sebesar Rp2,28 triliun, atau berkontribusi 26% terhadap total pendapatan perusahaan. Segmen ini mengalami pertumbuhan 6% secara tahunan, didorong oleh peningkatan pendapatan sewa pusat perbelanjaan senilai Rp113,85 miliar.

Pertumbuhan Lini Bisnis

“Untuk, segmen bisnis lain – lain, yang mayoritas ditopang oleh operasional perhotelan dan pengelolaan fasilitas, menyumbang pendapatan sebesar Rp981,12 miliar atau setara dengan porsi kontribusi 11% terhadap total kinerja keuangan perseroan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, emiten properti berkode SMRA ini berhasil membukukan total pendapatan konsolidasian sebesar Rp8,77 triliun sepanjang tahun buku 2025. Dari perolehan top-line tersebut, emiten properti ini mengantongi laba bersih tahun berjalan senilai Rp1,20 triliun.

Baca Juga : Perkuat Ekosistem Ritel, Summarecon (SMRA) Dirikan Perusahaan Patungan 

Berdasarkan segmentasi bisnis, unit pengembangan properti yang mencakup penjualan rumah tapak, komersial, dan apartemen tetap menjadi mesin pertumbuhan utama. Unit usaha ini menyumbang pendapatan sebesar Rp5,51 triliun atau berkontribusi sebesar 63% terhadap total pendapatan konsolidasian.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini