EBuzz – Emiten penyedia jasa kerja waktu tertentu, sanitasi, dan higienitas, PT Hoffmen Cleanindo Tbk. (KING), mengumumkan rencana strategis untuk melakukan diversifikasi bisnis dengan menambah delapan kegiatan usaha baru.
Aksi korporasi ini ditujukan guna memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan integrated facility management (pengelolaan fasilitas terintegrasi) di Indonesia. Penambahan KBLI ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperluas cakupan layanan dan legalitas usaha.
Corporate Secretary KING, Meliza Laudy Oktaviani, menuturkan bahwa perseroan berencana memperluas cakupan operasionalnya ke dalam beberapa Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI).

Delapan lini usaha baru yang dibidik meliputi, KBLI 78102 (Aktivitas Penempatan Tenaga Kerja di Luar Negeri), KBLI 81100 (Aktivitas Penyedia Gabungan Jasa Penunjang Fasilitas), KBLI 82100 (Aktivitas Administrasi Kantor dan Penunjang Kantor), dan KBLI 81300 (Aktivitas Jasa Lanskap).
“Melalui penambahan ini, perseroan dapat menawarkan solusi jasa yang lebih terintegrasi kepada pelanggan tanpa mengubah strategi pemasaran secara signifikan,” tulis Meliza dalam keterangannya, Minggu (17/5/2026). (18/5).
Dalam implementasinya, KING akan mengandalkan pendekatan business to business (B2B) dengan konsep one-stop service. Perseroan juga berencana mengoptimalkan retensi pelanggan (customer retention) serta melakukan penjualan silang (cross selling) antar-layanan yang tersedia.
“Manajemen mengidentifikasi adanya tantangan persaingan dari korporasi-korporasi yang bergerak secara spesifik pada masing-masing sektor jasa penunjang operasional. Kompetitor tersebut mencakup penyedia jasa kebersihan, keamanan, pengelolaan parkir, administrasi kantor, jasa lanskap, hingga penyedia tenaga kerja alih daya (outsourcing),” paparnya.
Baca Juga : Saham Mati Suri, Emiten Farmasi (SCPI) Putuskan Delisting dari BEI
Manajemen KING dijadwalkan akan meminta restu dari para pemegang saham melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang rencananya akan digelar pada tanggal 23 Juni 2026 mendatang.

