Tingkatkan Likuiditas, AADI Siapkan Rp5 Triliun untuk Buyback Saham

EBuzz – PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) telah mengumumkan untuk melakukan pembelian kembali atau buyback saham. Guna merealisasikan rencana tersebut, manajemen AADI telah menyiapkan dana sebesar Rp5 triliun.

Langkah strategis ini diambil sebagai upaya perseroan dalam mengoptimalkan nilai bagi para pemegang saham di tengah dinamika pasar modal. Selain itu, aksi buyback ini akan dilaksanakan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) secara bertahap dalam kurun waktu maksimal 12 bulan setelah mendapatkan restu dari pemegang saham.

Dalam keterbukaan informasi, manajemen AADI menjelaskan bahwa, terkait pertimbangan aksi korporasi ini, manajemen menjelaskan bahwa perseroan ingin memiliki fleksibilitas untuk mengeksekusi pembelian saham pada momen yang tepat sesuai kondisi pasar.

Langkah ini diharapkan mampu memacu likuiditas perdagangan sehingga harga saham dapat bergerak lebih stabil. Adapun jumlah saham yang akan dibeli kembali dipatok tidak akan melebihi 10% dari jumlah modal yang ditempatkan dalam perseroan.

“Diharapkan dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham Perseroan sehingga harga saham Perseroan diharapkan dapat mencerminkan nilai fundamental Perseroan,” tulis manajemen, Kamis (16/4/2026).

Mekanisme Harga Buyback

Manajemen berharap buyback ini menjadi sinyal positif yang memperkuat kepercayaan pelaku pasar terhadap kinerja jangka panjang emiten.

“Perseroan berharap dengan dilaksanakannya aksi korporasi ini akan memberikan tingkat pengembalian yang baik bagi para pemegang saham serta meningkatkan kepercayaan investor sehingga harga saham Perseroan dapat mencerminkan kondisi fundamental Perseroan yang sebenarnya,” tambahnya.

Manajemen memastikan bahwa pengalokasian dana Rp5 triliun tersebut tidak akan mengganggu kesehatan keuangan maupun kinerja pendapatan perusahaan. Sebab, saldo laba dan arus kas yang tersedia saat ini berada dalam posisi yang sangat mencukupi untuk membiayai program tersebut.

Baca Juga : Laba AADI Tembus US$1,04 Miliar di 2024, Ini Faktor Pendorongnya

Mengenai mekanisme harga, manajemen AADI menegaskan bahwa buyback akan dilakukan dengan harga penawaran yang lebih rendah atau sama dengan harga transaksi sebelumnya, dengan tetap mematuhi regulasi yang berlaku.

Namun, rencana besar ini baru akan dieksekusi setelah mengantongi persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan berlangsung pada 22 Mei 2026 mendatang.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini