MLPT Bersiap Stock Split 1:25, Saham Meroket 56% dalam Sepekan

EBuzz – PT Multipolar Technology Tbk (IDX: MLPT) akan melaksanakan aksi korporasi berupa stock split dengan rasio 1:25. Langkah ini telah mengantongi persetujuan pemegang saham melalui RUPSLB serta persetujuan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Aksi korporasi ini bertujuan meningkatkan likuiditas perdagangan saham sekaligus membuat harga saham lebih terjangkau bagi investor ritel, seiring makin lebarnya basis kepemilikan yang ditargetkan perseroan.

Jadwal Pelaksanaan

Melansir laman resmi BEI, berikut jadwal pelaksanaan stock split MLPT:

  • Akhir perdagangan saham dengan nominal lama di Pasar Reguler dan Negosiasi: 20 Juli 2026
  • Awal perdagangan saham dengan nominal baru di Pasar Reguler dan Negosiasi: 21 Juli 2026
  • Recording date: 22 Juli 2026
  • Awal perdagangan saham dengan nominal baru di Pasar Tunai: 23 Juli 2026

Adapun rincian teknis aksi korporasi tersebut sebagai berikut. Rasio stock split ditetapkan 1:25, dengan nilai nominal lama Rp100 per saham menjadi nilai nominal baru Rp4 per saham. Jumlah saham beredar akan meningkat signifikan dari 1,875 miliar saham menjadi 46,875 miliar saham. Meski demikian, aksi korporasi ini tidak mengubah nilai modal disetor maupun proporsi kepemilikan pemegang saham eksisting.

Baca Juga BTN Raup Laba Bersih Rp2,4 Triliun pada Semester I-2026

Reli Tajam Jelang Aksi Korporasi

Menjelang pelaksanaan stock split, saham MLPT mencatatkan reli yang sangat agresif. Dalam lima hari perdagangan terakhir, harga saham melonjak 56,89% atau naik Rp10.425, dari level sekitar Rp18.325 menjadi Rp28.750 per saham.

Kenaikan tajam tersebut mencerminkan tingginya minat investor terhadap aksi korporasi perseroan. Pelaku pasar menilai stock split berpotensi meningkatkan likuiditas perdagangan sekaligus memperluas basis investor ritel, mengingat harga saham dengan nominal baru akan jauh lebih terjangkau dibandingkan level saat ini.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini