EBuzz – Investor kawakan Lo Kheng Hong kembali menambah portofolionya di PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL). Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang disampaikan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ia memborong 5,18 juta saham emiten manufaktur ban dan otomotif tersebut pada 21 Juli lalu di harga Rp1.140 per saham.
Transaksi ini menempatkan total dana yang digelontorkan Lo Kheng Hong mencapai Rp5,90 miliar. Dengan pembelian tersebut, kepemilikannya di GJTL naik dari 239,92 juta saham atau setara 6,88 persen menjadi 245,10 juta saham atau setara 7,03 persen dari total saham beredar.
“Tujuan transaksi ini adalah untuk menambah investasi,” ungkap Lo Kheng Hong dalam laporannya, dikutip Rabu (29/7/2026).
Baca Juga Laba Bersih PGEO Melesat 15,47 Persen di Semester I 2026
Momentum Kinerja dan Reli Harga Saham
Akumulasi saham ini terjadi di tengah kinerja keuangan GJTL yang solid, setelah perseroan mencetak laba bersih mendekati Rp800 miliar sepanjang semester I 2026. Capaian tersebut turut menjadi salah satu katalis positif bagi pergerakan harga saham perseroan di pasar sekunder.
Berdasarkan data RTI Business, harga saham GJTL telah melesat 17,22 persen secara year to date (ytd), dengan penguatan 10,91 persen dalam sebulan terakhir saja, mencerminkan optimisme pelaku pasar terhadap prospek kinerja emiten ke depan.
Dari sisi shareholder return, GJTL juga tercatat konsisten membagikan dividen kepada pemegang saham. Untuk tahun buku 2025, perseroan menetapkan dividen tunai sebesar Rp80 per saham, dengan total nilai mencapai Rp278,78 miliar.
Langkah akumulasi oleh investor kawakan seperti Lo Kheng Hong kerap menjadi sinyal positif bagi pelaku pasar ritel, mengingat rekam jejaknya dalam memilih saham-saham value dengan fundamental kuat namun sempat undervalued. Pergerakan GJTL ke depan diperkirakan akan terus dicermati investor, seiring kombinasi kinerja laba yang bertumbuh dan tren teknikal harga yang menguat dalam beberapa bulan terakhir.

