IHSG Longsor 26%, Sucor Bagikan Strategi Racik Portofolio Investasi

EBuzz – Pasar saham Indonesia berada di bawah tekanan sepanjang tahun berjalan 2026, ditandai dengan kejatuhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang merosot lebih dari 26 persen year-to-date (ytd) ke kisaran level 6.000-an.

Koreksi dalam ini diperparah oleh aksi jual bersih (net sell) investor asing yang terus mengalir keluar dari pasar ekuitas domestik sejak awal tahun akibat ketidakstabilan ekonomi global, fluktuasi nilai tukar rupiah, serta ketegangan geopolitik lintas kawasan.

Merespons hal tersebut, CEO Sucor Sekuritas Bernadus Wijaya menyampaikan bahwa, penurunan indeks saham yang signifikan menuntut para pelaku pasar untuk mengubah pendekatan investasi menjadi lebih terukur dan tidak spekulatif.

“Di tengah kondisi pasar yang penuh tantangan, investor dituntut untuk memiliki strategi dan perspektif yang lebih adaptif. Melalui Stock Idea Festival 2026, kami ingin menghadirkan forum yang dapat membantu investor memahami peluang sekaligus risiko pasar dengan pendekatan yang lebih objektif dan terukur,” jelas Bernadus Wijaya dalam keterangan resminya, Senin (25/5/2026). (26/5).

Ketidakpastian Makroekonomi

Ia menambahkan, ketidakpastian makroekonomi saat ini membuat akses terhadap informasi dasar tidak lagi cukup bagi investor ritel tanpa dibarengi dengan analisis risiko yang mendalam dari para pelaku pasar aktif.

“Pasar saham bergerak sangat dinamis dan dipengaruhi banyak faktor global maupun domestik. Karena itu, akses terhadap diskusi dan perspektif yang berkualitas menjadi penting agar investor dapat melihat market secara lebih luas dan mengambil keputusan investasi dengan lebih bijak,” tambahnya.

Dalam Stock Idea 2026, Sucor Sekuritas memproyeksikan penguatan edukasi yang relevan dapat memitigasi risiko kerugian portofolio investor domestik serta menjaga stabilitas partisipasi investor ritel di tengah siklus penurunan pasar saham sepanjang tahun 2026.

Baca Juga : Gelar Stock Idea 2026, Sucor Hadirkan 17 Tokoh Pasar Modal RI untuk Bedah Portofolio

Konferensi yang berlangsung selama 10 jam tersebut dihadiri oleh lebih dari 700 peserta yang terdiri dari investor ritel, trader, perwakilan komunitas pasar modal, hingga financial enthusiast. Adapun tema yang diangkat dalam kegiatan kali ini yakni “The Navigator: Finding Opportunities in a Turbulent Market”.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini