EBuzz – PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) secara resmi mencatatkan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan melepas sebanyak-banyaknya 2.525.000.000 saham baru kepada publik atau setara 20,02% dari modal yang ditempatkan, dengan harga penawaran Rp170 per saham.
Melalui aksi korporasi ini, Perseroan berhasil menghimpun dana sebesar Rp429,25 miliar. Pada perdagangan perdana, saham RANS menunjukkan kinerja positif dengan antusiasme investor yang tinggi sejak masa penawaran umum. Perseroan mencatat kelebihan permintaan (oversubscribed) dengan partisipasi hampir satu juta investor dalam proses pemesanan.

Pendiri RANS, Raffi Ahmad, menegaskan bahwa status sebagai perusahaan publik menuntut Perseroan untuk mematuhi standar operasional yang lebih tinggi demi menjaga kepercayaan publik.
“Hari ini kami tidak sedang merayakan akhir perjalanan, melainkan titik awal. Menjadi perusahaan publik berarti kami memilih untuk tumbuh dengan standar yang lebih tinggi, lebih transparan, dan lebih bertanggung jawab kepada seluruh pemegang saham serta masyarakat Indonesia. Kepercayaan publik adalah amanah yang akan terus kami jaga melalui tata kelola yang baik dan pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujar Raffi Ahmad saat Seremoni Pencatatan Saham Perdana di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (10/7/2026).
Sementara itu, Direktur Utama RANS, Nagita Slavina, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan perwujudan dari potensi besar talenta kreatif di Indonesia untuk bertransformasi menjadi entitas bisnis yang profesional.
“Indonesia memiliki talenta kreatif yang luar biasa. Tantangan berikutnya adalah bagaimana kreativitas tersebut dapat berkembang menjadi intellectual property, perusahaan yang dikelola secara profesional, dan pada akhirnya menciptakan lapangan kerja serta nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap perjalanan RANS dapat menjadi salah satu contoh bahwa hal tersebut bukan hanya mungkin, tetapi dapat diwujudkan,” ucapnya.
Dana IPO RANS

Nagita melanjutkan, untuk penggunaan dana hasil IPO, perseroan telah mengalokasikan dana tersebut untuk memperkuat strategi pertumbuhan jangka panjang. Di mana, sekitar 37,61% atau sebesar Rp161,5 miliar untuk penyelenggaraan konser.
Kemudian, sekitar 19,80% atau sebesar Rp85 miliar untuk akuisisi 51% saham PT Rans Kosmetika Indonesia. Dan, sekitar 18,64% atau sebesar Rp80 miliar untuk pengembangan wahana bermain dan belajar Cipungland.
“Adapun sisa dana IPO akan digunakan sekitar 8,15% atau sebesar Rp35 miliar untuk investasi pada perusahaan patungan berbasis Artificial Intelligence bersama PT Feedloop Global Teknologi. Serta sekitar 6,98% atau sebesar Rp29,95 miliar untuk pelunasan sebagian fasilitas kredit investasi Perseroan,” tegas wanita yang akrab disapa Gigi ini.
Baca Juga : Saham “RANS” Meroket ke Radar Investor, Harga IPO Dipatok Rp170
Lebih lanjut Nagita mengungkapkan, bagi perseroan, kreativitas tidak berhenti pada terciptanya konten maupun tingginya engagementdan keterlibatan audiens. Nilai sesungguhnya tercipta ketika ide kreatif tersebut dikembangkan menjadi IP yang dapat dikomersialisasikan, diperluas ke berbagai lini bisnis, dan menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.
![]()
“Dana hasil IPO akan menjadi akselerator bagi strategi tersebut dengan memperkuat pengembangan intellectual property, memperluas sumber pendapatan berbasis IP, serta menciptakan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan,” tutupnya.

