EBuzz – PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA) mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I-2026, ditopang oleh tingginya harga jual amoniak dan liquefied petroleum gas (LPG) di tengah penyelesaian pemeliharaan terjadwal (turnaround maintenance) pabrik amoniak perseroan.
Mengutip siaran pers yang diterima Selasa (28/7/2026), ESSA membukukan pendapatan sebesar US$186 juta pada enam bulan pertama 2026, tumbuh 36% secara year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Presiden Direktur dan Chief Executive Officer (CEO) ESSA Kanishk Laroya mengatakan capaian tersebut ditopang oleh kemampuan perseroan memanfaatkan kondisi harga komoditas yang menguntungkan melalui disiplin operasional dan pengelolaan aset yang andal.
“Keberhasilan penyelesaian kegiatan pemeliharaan terjadwal yang melibatkan lebih dari 1.000 orang dari berbagai disiplin ilmu merupakan bukti perencanaan yang matang dan eksekusi yang solid oleh tim kami. Yang lebih penting lagi, kami berhasil mencapai Zero Lost Time Injury (LTI), yang mencerminkan komitmen kuat ESSA terhadap keselamatan dan kesehatan kerja,” ungkap Kanishk.
Pada segmen amoniak, harga jual terealisasi melonjak 70% yoy menjadi US$531 per metrik ton (MT) pada semester I-2026. Kenaikan harga tersebut mampu mengompensasi penurunan sementara volume produksi akibat pelaksanaan turnaround maintenance, sehingga pendapatan segmen amoniak tetap tumbuh 43% yoy menjadi US$166 juta.
Sementara itu, lini bisnis LPG tetap beroperasi normal sepanjang periode pelaporan. Didukung kenaikan 5% yoy pada harga jual terealisasi menjadi US$639 per MT, segmen ini membukukan pendapatan sebesar US$20 juta.
Dari sisi operasional, ESSA telah merampungkan turnaround maintenance pabrik amoniak pada 8 Juni 2026. Pemeliharaan terjadwal tersebut tuntas dalam waktu 34 hari, lebih cepat dibandingkan target awal selama 35 hingga 38 hari.
Baca Juga Lo Kheng Hong Borong 5,18 Juta Saham GJTL, Kepemilikan 7,03%
Kanishk menambahkan, penyelesaian turnaround tersebut tidak hanya meningkatkan keandalan dan aspek keselamatan pabrik, tetapi juga mendongkrak produktivitas dan efisiensi operasional, sekaligus menegaskan kembali posisi ESSA sebagai operator pabrik amoniak berkelas dunia.

