Emiten Prajogo (PTRO) Raih Omzet US$284,13 Juta Kuartal I-2026

EBuzz – Emiten jasa pertambangan dan infrastruktur milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Petrosea Tbk (PTRO) selama tiga bulan pertama tahun 2026, perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar US$1,39 juta, melonjak tajam 50,5% dibandingkan capaian periode yang sama tahun sebelumnya yang senilai US$920 ribu.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan untuk periode yang berakhir pada 31 Maret 2026, emiten yang berada di bawah kendali PT Kreasi Jasa Persada ini membukukan pendapatan sebesar US$284,13 juta. Angka ini melambung 84,3% dibandingkan periode yang sama di 2025 sebesar US$154,22 juta. Kenaikan omzet yang masif tersebut turut mengerek laba bruto perseroan menjadi US$36,69 juta atau melesat 127,9% secara year-on-year (yoy), meskipun beban usaha langsung juga meningkat 79,1% (yoy).

Laba Bersih PTRO

Namun, manajemen mencatat adanya tekanan pada laba sebelum pajak yang anjlok 48,7% (yoy) menjadi US$1,71 juta. Penurunan ini dipicu oleh kenaikan beban penjualan dan administrasi sebesar 22,6% menjadi US$12,21 juta, serta lonjakan beban bunga dan keuangan sebesar 89,9% menjadi US$17,31 juta. Selain itu, terdapat kerugian lain-lain neto sebesar US$3,82 juta, berbanding terbalik dengan kondisi kuartal I-2025 yang meraih keuntungan lain-lain neto US$6,71 juta.

“Laba periode berjalan yang dicatatkan PTRO menjadi USD1,08 juta atau bertumbuh 6% (yoy). Adapun besaran laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk di Q1-2026 sebesar US$1,39 juta alias melonjak 50,5% dibandingkan laba bersih Q1-2025 yang senilai US$920 ribu,” tulis manajemen dalam laporan keuangannya, Selasa (28/4/2026).

Baca Juga : Emiten Prajogo (PTRO) Garap Tambang Emas di Papua Nugini

Dari sisi posisi keuangan, jumlah ekuitas PTRO per 31 Maret 2026 tercatat sebesar US$306,56 juta, sedikit menurun 0,3% dibandingkan posisi akhir Desember 2025 yang sebesar US$307,46 juta. Di sisi lain, total liabilitas membengkak 1,8% menjadi US$1,3 miliar.

Kendati demikian, total aset emiten yang juga dimiliki oleh pengusaha Happy Hapsoro ini mencapai US$1,61 miliar, meningkat 1,4% dengan posisi kas dan setara kas yang tumbuh 9,4% menjadi US$78,83 juta.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini