EBuzz — PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS), emiten hiburan milik Raffi Ahmad, mengumumkan pengunduran diri salah satu anggota direksinya, Grandy Prajayakti, dari jabatan Direktur Perseroan. Aksi korporasi ini mencuat hanya berselang sekitar dua pekan sejak saham perseroan resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) lewat initial public offering (IPO) awal bulan ini.
Direktur Keuangan RANS, Rumunggu Yokonapita, dalam keterbukaan informasi kepada BEI yang dikutip Sabtu (25/7/2026), mengonfirmasi bahwa perseroan telah menerima surat permohonan pengunduran diri Grandy pada Rabu, 22 Juli 2026. Ia menyebut keputusan tersebut murni didasari alasan pribadi, tanpa merinci lebih lanjut.
Manajemen RANS menegaskan pengunduran diri tersebut tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan ke depan. Sebagai tindak lanjut, perseroan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk meminta persetujuan pemegang saham atas permohonan tersebut, sesuai ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten.
RANS resmi melepas 2,52 miliar saham atau setara 20,02 persen kepemilikan kepada publik pada masa penawaran 2 hingga 8 Juli 2026, dengan harga IPO Rp135 per lembar. Aksi corporate action ini berhasil meraup dana segar sekitar Rp429,25 miliar. Pada penutupan perdagangan Jumat (24/7/2026), saham RANS ditutup di level Rp214 per lembar, melonjak 25,88 persen dari harga penawaran perdana, mencerminkan sentimen positif pelaku pasar meski di tengah dinamika internal direksi.
Dari sisi governance, pergantian direksi tak lama usai listing kerap menjadi sorotan investor karena berpotensi memengaruhi persepsi stabilitas manajemen emiten yang baru mencatatkan saham. Perseroan juga tengah menjalankan limited review atas laporan keuangan interim periode yang berakhir 30 Juni 2026, melalui Kantor Akuntan Publik Teramihardja, Pradhono & Chandra, sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pengawasan laporan keuangan pascapenawaran umum.
Baca Juga Analis Sebut Mundurnya Perry Warjiyo Jadi Ujian Independensi BI
Grandy Prajayakti, kelahiran 1981 dan lulusan Teknik Sipil Universitas Pelita Harapan, menjabat sebagai Direktur RANS sejak 2025 berdasarkan keputusan RUPS. Sebelumnya, ia mengisi posisi direktur di PT Rans Nikmat Sejahtera sejak 2023 dan turut menangani sejumlah anak usaha grup RANS, termasuk PT Rans Kosmetika Indonesia dan PT RFA Kharisma Internasional. Rekam jejak profesionalnya mencakup lebih dari 20 tahun di bidang pemasaran, pengembangan bisnis, serta manajemen operasional, termasuk pengalaman di lingkungan Trans Corp sebagai General Manager Marketing PT Trans Retail Indonesia dan PT Trans Studio Bandung.

