ERAA Alihkan Unit Bisnis Lamina dan Loops, Segini Nilai Transaksinya

EBuzz – Emiten distributor perangkat telekomunikasi, PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), melalui anak usahanya, PT Teletama Artha Mandiri (TAM), berencana mengambil alih unit bisnis merek private label Lamina dan Loops dari PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL/SES).

Adapun nilai transaksi pengalihan hak atas kedua merek yang memproduksi aksesori smartphone seperti protective skin, pengisi daya (charger), hingga power bank tersebut disepakati sebesar Rp50,5 miliar.

Direktur Utama ERAA, Budiarto Hali menjelaskan bahwa, langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari penataan portofolio bisnis di dalam internal Erajaya Group. Pengalihan ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi pasar merek Lamina dan Loops dengan memanfaatkan jaringan distribusi, infrastruktur logistik, serta ekosistem komersial kuat yang dimiliki oleh TAM selaku entitas yang berbasis distribusi utama.

“Rencana ini dikategorikan sebagai transaksi afiliasi di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sesuai dengan regulasi POJK Nomor 42/POJK.04/2020,” ungkap Budiarto dalam keterbukaan informasi, Kamis (2/7/2026). (3/7).

Lebih lanjut Budiarto menegaskan, pengalihan unit bisnis ini diproyeksikan tidak akan mengubah total aset, total liabilitas, maupun pendapatan bersih keseluruhan grup secara material. Namun, restrukturisasi internal ini berpotensi meningkatkan profitabilitas jangka panjang.

“Hal tersebut tecermin dari perkiraan kenaikan tipis pada rasio Return on Asset (ROA) grup dari 7,49 persen menjadi 7,50 persen pada akhir periode proyeksi tahun 2030,” tegasnya.

Di sisi lain, manajemen mengidentifikasi bahwa risiko utama yang mungkin dihadapi dari pelaksanaan transaksi ini adalah potensi tidak tercapainya sinergi operasional atau kurang optimalnya pengelolaan aset dalam grup setelah pengalihan.

Baca Juga : ERAA Umumkan Buyback Saham hingga Rp150 Miliar

Kendati demikian, kedua belah pihak berkomitmen untuk segera merampungkan penandatanganan Perjanjian Jual Beli formal guna merealisasikan konsolidasi operasional tersebut.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini