Biaya Konstruksi Bengkak, PWON Rem Akselerasi Proyek di IKN

EBuzz – Emiten properti PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) menyatakan bahwa pengembangan proyek perseroan di Ibu Kota Nusantara (IKN) saat ini masih berada pada tahap awal. Manajemen perseroan menegaskan, akselerasi pembangunan ke depan akan diselaraskan dengan realisasi pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke kawasan tersebut.

Direktur Utama PWON, Alexander Stefanus Ridwan Suhendra menjelaskan bahwa, progres di lapangan sejauh ini masih mencakup pekerjaan awal dan pengurusan proses perizinan. Jumlah ASN yang nantinya menempati IKN diakui menjadi salah satu indikator utama bagi perseroan dalam menentukan kecepatan ekspansi.

“Jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah ditempatkan di IKN akan menjadi salah satu faktor penentu dalam pembangunan yang dilakukan Perseroan,” ungkap Alexander dalam keterangan tertulis, Rabu (17/6/2026).

Biaya Konstruksi IKN

Lebih lanjut ia menambahkan, selain faktor pemindahan ASN, strategi pengembangan properti PWON di IKN dilakukan secara konservatif guna memitigasi risiko lonjakan biaya konstruksi. Perseroan mencatat adanya kenaikan biaya pembangunan yang cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

Berdasarkan data internal emiten, biaya konstruksi PWON mengalami peningkatan sekitar 30%. Kenaikan ini dipicu oleh fluktuasi nilai tukar dolar AS yang berdampak langsung pada meroketnya harga material bangunan.

“Merespons kondisi makro tersebut, manajemen memilih untuk menerapkan strategi wait and see seraya memantau potensi pasar yang terbentuk dari aktivitas ASN serta masyarakat pendukung di sekitar IKN,” lanjutnya.

Alexander menegaskan, di tengah proses pengembangan proyek IKN, perseroan melaporkan pembangunan Pakuwon Mall Tahap 5 masih berjalan sesuai rencana. Hingga saat ini progres konstruksi telah mencapai sekitar 30%.

“Perseroan menargetkan proses topping off dapat dilakukan pada awal 2027, sedangkan serah terima proyek dijadwalkan berlangsung pada akhir tahun yang sama,” ucap Minarto.

Baca Juga : Fluktuasi Saham, Pakuwon Jati Klarifikasi Hal Ini ke BEI

Selain perkembangan proyek, PWON juga menyoroti pentingnya penerapan konsep bangunan ramah lingkungan dalam strategi bisnis perseroan. Menurut manajemen, perusahaan multinasional kini semakin memperhatikan aspek keberlanjutan dan pengurangan emisi dalam memilih lokasi usaha. Disisi lain, sertifikasi hijau mampu meningkatkan nilai tawar aset properti perseroan di mata penyewa korporasi sekaligus memperkuat reputasi korporasi.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini