EBuzz – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Colorpak Indonesia Tbk (CLPI) telah menyetujui rencana pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp170,51 per saham. Total alokasi dividen yang dibagikan tersebut, mencerminkan rasio pembayaran dividen sekitar 75% dari total penghasilan komprehensif perseroan.
Direktur CLPI, Anthony Gunawan, menjelaskan dalam paparan publik pasca RUPST bahwa kebijakan distribusi keuntungan ini didukung oleh realisasi kinerja keuangan perseroan yang mencatatkan pertumbuhan positif sepanjang tahun buku 2025.
Menurutnya, terkait jadwal pelaksanaan aksi korporasi ini, manajemen menetapkan tanggal pasar berhak atau cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 25 Juni 2026, yang diikuti oleh ex dividen pada 26 Juni 2026. Selanjutnya, seluruh realisasi pembayaran dividen tunai kepada pemegang saham yang berhak dijadwalkan rampung pada 20 Juli 2026.
“Kami konsisten membagikan dividen. Apalagi kinerja kami di tahun 2025 sangat positif dan terus bertumbuh,” ujar Anthony dalam paparan publik usai RUPST, Rabu (17/6/2026).
Kinerja Keuangan CLPI

Sementara itu berdasarkan laporan keuangan perseroan, manajemen CLPI mencatat penjualan neto sebesar Rp979,33 miliar hingga akhir 2025, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp913,90 miliar. Sejalan dengan pertumbuhan penjualan, laba bruto Perseroan naik menjadi Rp136,76 miliar dari Rp122,50 miliar pada tahun sebelumnya.
Peningkatan kinerja juga tercermin pada laba usaha yang mencapai Rp78,16 miliar dari Rp62,29 miliar, serta laba sebelum pajak yang naik menjadi Rp84,94 miliar dari Rp69,33 miliar. Adapun laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat menjadi Rp68,18 miliar dibandingkan Rp56,11 miliar pada tahun sebelumnya.
Baca Juga : Panen Cuan, Colorpak Indonesia (CLPI) Siap Bagikan Dividen Rp42,6 Miliar
Hingga akhir tahun buku 2025, total aset Perseroan tercatat sebesar Rp851,02 miliar, meningkat dari Rp801,65 miliar pada periode sebelumnya. Sementara total liabilitas naik menjadi Rp251,09 miliar dari Rp228,35 miliar.

