Komisaris dan Direktur INET Kompak Resign Berbarengan, Ada Apa?

EBuzz – PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET) melaporkan adanya perombakan paksa dalam struktur kepemimpinan menyusul pengunduran diri dua pejabat tingginya sekaligus pada Kamis, 7 Mei 2026.

Direktur Utama INET, Muhammad Arif, mengonfirmasi bahwa manajemen telah menerima surat permohonan pengunduran diri dari satu anggota Dewan Komisaris dan satu anggota jajaran Direksi.

“Bersama ini kami informasikan bahwa kami telah menerima surat pengunduran diri atas nama Bapak Tongam Lumban Tobing selaku Komisaris dan Bapak Willy Unsulangi selaku Direktur PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk pada tanggal 07 Mei 2026,” tulis Arif dalam keterangan resmi perusahaan.

Mundurnya Komisaris dan Direktur

Arif pun belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai alasan spesifik di balik mundurnya kedua petinggi tersebut. Selain itu, perseroan juga belum mengumumkan jadwal pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk menunjuk suksesor yang akan mengisi posisi lowong di jajaran Komisaris maupun Direksi.

Sementara itu secara terpisah, Tongam Lumban Tobing menyatakan bahwa keputusannya untuk menanggalkan jabatan Komisaris berlaku efektif sejak tanggal surat tersebut disampaikan. Ia turut menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan kesempatan yang telah diberikan selama masa baktinya di perseroan.

Hal senada juga disampaikan Willy Unsulangi yang memilih mundur dari kursi Direktur. Dalam pernyataannya, Willy menyampaikan permohonan maaf serta menitipkan harapan agar INET dapat terus menjaga momentum pertumbuhan dan berkembang lebih besar di masa depan.

Sebagai informasi, Tongam Lumban Tobing sebelumnya menjabat sebagai Kepala Departemen Penyidikan Sektor Jasa Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang bertugas dan bertanggungjawab mengkoordinasikan tugas-tugas Satuan Tugas Waspada Investasi dalam rangka pencegahan dan penanganan investasi ilegal. Sementara Willy Unsulangi menjabat sebagai Direktur Operasional PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk sejak 2024 hingga sekarang.

Baca Juga : Aset Sudah Rp 5,69 Triliun, Laba Kuartal I-2026 Sinergi Inti Andalan Prima (INET) Melonjak 791 Persen

Selain itu, sejak 2020 ia juga menjabat sebagai Direktur di PT Otteco Nusantara Teknologi. Sebelumnya, pada periode 2019-2024, Willy dipercaya sebagai Direktur Utama PT Garuda Prima Internetindo.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini