EBuzz – PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) telah menyelesaikan aksi korporasi Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement.Melalui aksi tersebut, perseroan menerbitkan saham baru dan berhasil menghimpun dana sebesar Rp4,35 triliun.
Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan yang diumumkan Kamis (6/8/2026), pelaksanaan PMTHMETD dilakukan berdasarkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 3 Juli 2026.
Dalam aksi tersebut, UNSP menerbitkan sebanyak 14.505.112.734 saham baru Seri B dengan nilai nominal Rp100 per saham. Saham tersebut diterbitkan dengan harga pelaksanaan Rp300 per saham. Adapun, seluruh saham baru diserap oleh 11 investor yang terdiri dari institusi domestik, institusi asing, dan investor individu.

Poseidon Corporate Services Limited menjadi investor dengan porsi terbesar setelah menyerap 9.461.314.663 saham atau setara 65,23% dari total saham baru yang diterbitkan. Selanjutnya, Unbounded Opportunities Fund SPC-Alpha Investments SP menyerap 3.005.863.413 saham atau 20,72%.
Baca Juga : Bidik Dana Rp4,76 Triliun, Emiten Bakrie Grup (BNBR) Gelar Right Issue 89,9 Miliar Saham
Sementara itu, PT Bakrie Capital Indonesia selaku induk usaha UNSP mengambil sebanyak 441.222.983 saham atau 3,04%. Pacific Harbor Advisors Pte. Ltd. menyerap 398.813.333 saham atau 2,75%, sedangkan Indo Alam Resources Pte. Ltd. mengambil 373.582.000 saham atau 2,58%.
Porsi Kepemilikan

Adapun saham lainnya diserap oleh PT Biofuel Indo Sumatra sebanyak 309.854.678 saham atau 2,14%, Alexander Kirk Bradford sebanyak 283.016.666 saham atau 1,95%, dan Drake Private Investments LLC sebanyak 113.206.666 saham atau 0,78%.
Kemudian, Netland Investments Limited menyerap 56.603.333 saham atau 0,39%, PT Danatama Makmur Sekuritas sebanyak 33.333.333 saham atau 0,23%, serta Sundaresan Hariharan sebanyak 28.301.666 saham atau 0,20%.
Baca Juga : Bakrie Power Kantongi Status Mitra Terpilih Proyek PSEL Surabaya, Saham BNBR Naik 23,52%
Dengan rampungnya PMTHMETD tersebut, seluruh saham baru Seri B yang diterbitkan perseroan telah terserap oleh 11 investor sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan dalam aksi korporasi.
