EBuzz – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan pembahasan rapat Dewan Pengawas Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) pada Kamis (6/8/2026). Rapat tersebut membahas format anggaran serta susunan komisaris dan direksi PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).
Belum Ada Kepastian Waktu Pengumuman
Airlangga belum dapat memastikan kapan jajaran komisaris dan direksi DSI akan diumumkan ke publik. Ia menegaskan bahwa kewenangan pengumuman tersebut sepenuhnya berada di ranah Danantara.
“Belum ada pengumuman soal komisaris dan direksi PT DSI, nanti pada waktunya akan diumumkan Danantara,” terang Airlangga.
Danantara saat ini masih mematangkan pembentukan manajemen PT DSI sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Ekspor untuk komoditas sumber daya alam strategis. Proses pematangan tersebut mencakup penyusunan struktur organisasi hingga alokasi anggaran operasional.
Seleksi Ketat Warnai Pembentukan Manajemen
Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, menyebut bahwa Danantara berencana mengumumkan nama-nama pengisi jajaran manajemen PT DSI dalam waktu dekat. Danantara tengah menjalankan proses seleksi yang ketat terhadap kandidat Sumber Daya Manusia yang akan bergabung dengan entitas baru tersebut.
“Kami juga sedang melakukan proses seleksi yang ketat berkaitan dengan Sumber Daya Manusia yang nanti akan bergabung dengan Danantara Sumber Daya Indonesia. Ini juga sedang dilakukan proses seleksi yang ketat dan insyaallah mudah-mudahan nanti minggu depan akan ada beberapa nama lagi yang akan diumumkan oleh Danantara menjadi bagian daripada tim,” ungkap Dony dalam konferensi pers, Minggu (31/5/2026) lalu.
Baca Juga Pan Brothers Rugi US$5,19 Juta di Semester I meski Penjualan Naik
DSI Diproyeksikan Kelola Sumber Daya Alam Strategis
Dony menegaskan bahwa pembentukan DSI merupakan amanah besar yang dititipkan kepada Danantara untuk mengelola sumber daya alam Indonesia secara optimal. Danantara membidik manfaat maksimal dari pengelolaan tersebut bagi negara dan masyarakat luas.
“Harapannya adalah bahwa ini amanah besar yang dititipkan oleh masyarakat Indonesia untuk mengelola sumber daya alam kita menjadi memberikan manfaat yang maksimal karena itu kami dari Danantara Indonesia akan berupaya sebaik mungkin dan dapat diawasi oleh masyarakat Indonesia dalam implementasi program ini,” kata Dony.
Danantara menegaskan komitmennya membuka ruang pengawasan publik atas implementasi program DSI ke depan. Langkah ini turut menegaskan arah kebijakan pemerintah dalam mengoptimalkan nilai tambah komoditas sumber daya alam strategis melalui entitas BUMN yang fokus pada aktivitas ekspor.

