PERMINAS Gandeng ITB Kembangkan Teknologi Pengolahan Mineral Strategis

PT Perusahaan Mineral Nasional (Persero) atau PERMINAS memperkuat kolaborasi dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam pengembangan teknologi pengolahan mineral strategis.

PERMINAS Gandeng ITB Kembangkan Teknologi Pengolahan Mineral Strategis
Kerja Sama Strategis PERMINAS dan ITB
Bacakan Artikel

EBuzz - PT Perusahaan Mineral Nasional (Persero) atau PERMINAS memperkuat kolaborasi dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam pengembangan teknologi pengolahan mineral strategis dan sumber daya manusia (SDM). Kerja sama mencakup pendidikan dan pelatihan, penelitian, pengembangan teknologi, serta peningkatan kompetensi SDM.

Direktur Utama PERMINAS Gilarsi Wahju Setijono mengatakan kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat penguasaan teknologi di dalam negeri, khususnya dalam pengembangan industri mineral strategis.

“Kami memiliki keyakinan yang sama bahwa kemandirian Indonesia membutuhkan lebih dari sekadar kepemilikan sumber daya. Kita harus mampu memahami, mengembangkan, dan menguasai teknologinya sendiri. Kolaborasi PERMINAS dan ITB menjadi ruang yang sangat konkret untuk menerjemahkan gagasan kemandirian teknologi ke dalam kemampuan industri mineral strategis nasional,” ujar Gilarsi melalui keterangan tertulisnya, Kamis (17/9/2026).

Kerja Sama Strategis PERMINAS dan ITB

Melalui kolaborasi ini, PERMINAS akan membawa kebutuhan dan persoalan industri ke dalam agenda kerja sama, mulai dari karakterisasi mineral, teknologi ekstraksi dan pemurnian, pengembangan material maju, hingga peningkatan efisiensi proses.

Sementara itu, ITB akan mendukung melalui kapasitas keilmuan, peneliti, laboratorium, serta pengembangan teknologi. Kerja sama tersebut juga mencakup pengembangan riset yang diarahkan pada penguasaan teknologi dan penerapannya di industri.

Selain pengembangan teknologi, kerja sama PERMINAS dan ITB mencakup pengembangan talenta. Program yang disiapkan antara lain riset bersama, tugas akhir berbasis persoalan industri, internship, specialist training, serta pengembangan talenta yang sesuai dengan kebutuhan rantai nilai mineral strategis dari hulu hingga hilir.

Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T. mengatakan perguruan tinggi memiliki peran dalam memastikan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat diterapkan untuk mendukung pembangunan.

“Perguruan tinggi mempunyai tanggung jawab untuk memastikan ilmu pengetahuan dan teknologi memberi dampak nyata bagi pembangunan bangsa. Kolaborasi dengan PERMINAS memungkinkan peneliti dan talenta ITB bekerja semakin dekat dengan persoalan industri mineral strategis, sekaligus mempercepat transformasi hasil penelitian menjadi kemampuan teknologi yang dapat dimanfaatkan Indonesia,” ujar Tatacipta.

Tatacipta menambahkan, dalam kerja sama tersebut, PERMINAS dan ITB mempertemukan kebutuhan industri, kapasitas riset dan teknologi, serta pengembangan SDM. Nota Kesepahaman berlaku selama lima tahun dan akan ditindaklanjuti melalui Program Kerja Sama (PKS) teknis.

"PKS tersebut mencakup pemanfaatan bersama sumber daya, data dan informasi, fasilitas, serta infrastruktur yang dimiliki kedua institusi," tutupnya.

Baca Juga : 70% Kebutuhan Alkes Masih Impor, Kolaborasi ITB dan SCNP Jadikan NIVA Sebagai AKD Pertama Untuk Jantung

ITB juga menyebut ruang lingkup kerja sama mencakup penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi, termasuk pendidikan dan pelatihan, penelitian dan publikasi penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan dan pengembangan kompetensi SDM.