Harga Saham RMKE Naik 32%, Broker Ini Paling Gencar Borong

EBuzz – Saham PT RMK Energy Tbk (RMKE) mencatatkan kinerja positif sejak awal tahun 2026. Penguatan harga saham RMKE sejalan dengan meningkatnya aktivitas transaksi di pasar reguler.

Berdasarkan data perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham RMKE menguat sekitar 32 persen secara year to date (YTD), dari posisi Rp5.950 per saham pada awal Januari 2026 menjadi Rp7.875 per saham. Pencapaian tersebut sekaligus menempatkan saham RMKE pada level tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH).

Sejumlah perusahaan efek tercatat aktif dalam perdagangan saham RMKE, dengan Henan Putihrai Sekuritas (HP) menjadi salah satu broker yang terlihat konsisten melakukan pembelian sejak awal tahun.

Tercatat, dalam data perdagangan Henan Putihrai menjadi broker paling agresif dengan net buy sekitar Rp59,8 miliar. Sementara itu, sejumlah broker lainnya secara kolektif membukukan net buy dengan total sekitar Rp104 miliar, yang turut memperkuat momentum kenaikan saham RMKE sejak awal tahun.

Selain Henan Putihrai, partisipasi broker lain turut meramaikan perdagangan dan memperkuat momentum kenaikan saham RMKE, di mana secara kolektif membukukan net buy dengan total sekitar Rp104 miliar.

Saham RMKE Jadi Perhatian Investor

Data perdagangan menunjukkan akumulasi yang dilakukan oleh Henan Putihrai berlangsung secara bertahap sejak awal Januari 2026. Apabila pola pembelian berlanjut, porsi kepemilikan broker tersebut berpotensi bertambah seiring meningkatnya volume transaksi saham RMKE di pasar reguler.

Secara year to date, Henan Putihrai Sekuritas tercatat paling agresif melakukan akumulasi bersih pada sejumlah emiten yang  kerap dikaitkan dengan   konglomerat Prajogo Pangestu serta  Happy Hapsoro.

Antara lain PT Petrosea Tbk (PTRO) mencatatkan net buy Rp236 miliar, PT RMK Energy Tbk (RMKE) net buy sebesar Rp59 miliar, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) net buy sebesar Rp47 miliar, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mencatatkan net buy sebesar Rp25 miliar.

Sejalan dengan pergerakan harga, saham RMKE juga mendapat perhatian pelaku pasar di tengah proyeksi peningkatan aktivitas logistik batubara sepanjang 2026. Target produksi sektor pertambangan yang diperkirakan meningkat pada tahun berjalan turut menjadi latar belakang menguatnya saham-saham energi, termasuk RMKE.

Hingga perdagangan terkini, saham RMKE masih bertahan di area tertinggi historisnya, dengan volume dan nilai transaksi yang mencerminkan tingginya minat pasar terhadap emiten energi dan logistik tersebut.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini