Gelar Aksi Korporasi, BOLT Siap Akuisisi Hingga Bagi Dividen

Jakarta – PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) berencana mengakuisisi saham perusahaan penyedia jasa electroplating, yakni PT Indo Kida Plating (IKP). Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama BOLT, Ervin Wijaya dalam acara Public Expose, yang dilaksanakan, Selasa (13/6/2023).

Ervin menuturkan, sebelumnya perseroan hanyak memiliki 1% saham di IKP. Dengan akuisisi ini, nantinya perseroan akan menguasai 99% saham IKP.

“Diharapakan, dengan adanya investasi ini, perseroan akan memberikan keuntungan dengan integrasi yang lebih optimal dalam memberikan produk dengan nilai tambah yang lebih baik kepada pelanggan,” tegas Ervin.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Keuangan BOLT, Anthony Wijaya mengungkapkan, dalam waktu dekat ini perseroan akan melansungkan penandatanganan Akta Jual Beli (AJB) terkait akuisisi IKP tersebut.

“AJB ini akan kami tandatangani bulan Juni 2023 ini. Nilai daripada AJB ini sekitar Rp47 miliaran. Sementara sumber dananya akan berasal dari hasil penjualan dan profit perseroan,” ucapnya.

Tentunya dengan terafiliasi nya IKP nanti, dapat menyumbang kontribusi pendapatan ke perseroan. Selain IKP, perseroan juga tetap membuka peluang akuisisi perusahaan lain kedepannya guna mempercepat akselerasi bisnis perseroan di masa mendatang.

“Dengan diakuisisinya IKP, kami perkirakan IKP akan berkontribusi sekitr 5% terhadap total pendapatan BOLT. Memang belum besar, tapi ini dalam rangka perseroan
meningkatkan kualitas dan suplay untuk lebih lancar,” pungkasnya.

Sementara dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) hari ini, pemegang saham telah menyetujui alokasi sebagian keuntungan perseroan pada tahun 2022, untuk dividen tunai.

“Rapat hari ini telah menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp25 per saham. Besaran dividen itu sekitar 70% dari total laba kami di tahun 2022,” kata Anthony Wijaya.

Ervin Wijaya, menambahkan, para pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai yang dananya bersumber dari laba bersih Tahun Buku 2022. “Pembagian dividen ini salah satu bentuk apresiasi perseroan kepada pemegang saham,” ujar Ervin.

Seperti diketahui, pada tahun lalu BOLT membagikan dividen tunai senilai Rp10 per saham, yang dananya bersumber dari laba bersih Tahun Buku 2021. Sementara pembagian dividen tunai kali ini berasal dari laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk di 2022 sebesar Rp79,49 miliar.

“Kami perkirakan recording date pada 27 Juni 2023. Sedangkan, pembayarannya akan kami lakukan sekitar satu bulan setelah RUPS hari ini,” ujar Anthony.

spot_img

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini