EBuzz – Emiten manufaktur furnitur PT Chitose International Tbk. (CINT) membidik angka penjualan mencapai Rp560 miliar, sebuah target yang mencerminkan kenaikan sekitar 8% jika dibandingkan dengan realisasi penjualan pada tahun sebelumnya.
Sejalan dengan ambisi kenaikan pendapatan tersebut, perseroan juga memproyeksikan perolehan laba bersih sebesar Rp35 miliar. Target laba tersebut diperkirakan akan tumbuh sekitar 5% secara tahunan, menunjukkan efisiensi dan profitabilitas yang tetap terjaga di tengah ekspansi.
Direktur CINT, Susanto, mengungkapkan bahwa perseroan telah menyiapkan empat strategi utama sebagai mesin penggerak untuk mencapai target tersebut. Salah satu fokus utamanya adalah melakukan penetrasi mendalam ke sektor layanan kesehatan.
Dengan dukungan sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), perseroan yakin dapat berkompetisi dengan produk-produk impor di sektor tersebut.

“Kami juga melakukan ekspansi ke pasar domestik dan ekspor untuk produk CPRO Airmate guna memperkuat jangkauan pasar dan diversifikasi bisnis,” jelas Susanto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (22/4/2026).
Susanto menegaskan, CINT berencana mengembangkan segmen pelanggan baru dengan menyasar institusi swasta guna menangani berbagai kebutuhan pasar yang kian dinamis. “Perseroan tetap berkomitmen memperkuat pangsa pasar di segmen pendidikan, yang selama ini menjadi kontributor loyal bagi produk-produk Chitose,” ucapnya.
Baca Juga : Chitose (CINT) Alokasikan Capex Rp5 Miliar untuk Revitalisasi Aset
Dengan kombinasi penguatan basis pelanggan lama dan ekspansi ke sektor baru seperti kesehatan dan swasta, PT Chitose Internasional Tbk optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan positif sepanjang tahun 2026.

