Caplok 21,12% Saham PACK, Haji Isam Kucurkan Rp936,65 Miliar

EBuzz – Konglomerat pemilik Jhonlin Group, Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, resmi memperluas cengkeraman investasinya di sektor mineral strategis. Melalui transaksi yang dieksekusi pada Rabu (13/5), Haji Isam mengakuisisi 21,12% saham emiten tambang nikel PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) dengan total nilai mencapai Rp936,65 miliar.

Berdasarkan data keterbukaan informasi, Haji Isam memborong 6,83 miliar lembar saham biasa PACK di harga pelaksanaan Rp137 per saham. Langkah pengambilalihan hampir seperempat kepemilikan emiten nikel tersebut ditegaskan sebagai aksi korporasi yang bertujuan untuk penempatan modal jangka panjang.

“Pembelian saham tersebut dilakukan untuk tujuan investasi,” tulis manajemen dalam keterangan resmi di lantai bursa, Rabu (13/5/2026).

Saham PACK Melonjak 65%

Masuknya Haji Isam ke dalam struktur pemegang saham langsung memicu respons positif pada pergerakan harga PACK. Hingga penutupan perdagangan sesi I hari ini, saham PACK terpantau menguat 9,86% ke level Rp312 per saham. Selain itu, dalam waktu sebulan terakhir pergerakan saham tersebut melonjak 65%. Hal ini justru, berlawanan arah dengan tren pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Seperti diketahui, PACK sendiri baru saja merampungkan akuisisi strategis senilai Rp2,7 triliun terhadap 30% saham PT Konutara Sejati dan 34,5% saham PT Karyatam Konawe Utara, dua entitas yang memiliki konsesi pertambangan nikel dari Denway Development Limited.

Hingga saat ini, Eco Energi Perkasa masih menjadi pemegang saham mayoritas PACK dengan porsi 61,71%, disusul oleh Providentia Wealth Management (5,41%), DBS Bank (3,91%), dan UOB Kay Hian Private (2,49%).

Baca Juga : Rights Issue, Emiten PACK Terbitkan 32,58 Miliar Saham Baru

Deng Weiming, yang merupakan Chairman sekaligus President CNGR Advanced Materials asal China, tercatat masih memegang posisi sebagai penerima manfaat akhir atau ultimate beneficial owner (UBO) dari perseroan sebelum terjadinya perubahan struktur pasca-masuknya modal dari Jhonlin Group tersebut.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini