EBuzz – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kembali membagikan dividen saham untuk para investor. Pembagian ini merupakan dividen kedua dari tahun buku 2026, seiring rencana manajemen bank swasta terbesar di Indonesia ini memberikan dividen sebanyak empat kali atau setiap tiga bulan sekali.
BBCA menetapkan pembagian dividen tunai interim untuk tahun buku 2026 sebesar Rp25 per saham. Jumlah ini melampaui pembayaran dividen interim pada Juni 2026 lalu sebesar Rp20 per saham. Total dividen interim yang akan dibagikan mencapai sekurang-kurangnya dan setinggi-tingginya Rp3,07 triliun, dengan jumlah final saham yang berhak menerima dividen akan menyesuaikan posisi saham perseroan pada tanggal pencatatan.
Laba Bersih Topang Pembagian Dividen
BCA mendasarkan dividen interim sebesar Rp25 per saham tersebut pada laporan keuangan per 30 Juni 2026. BCA mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp29,53 triliun pada periode tersebut.
Bank ini juga memiliki saldo laba ditahan tidak terbatas sebesar Rp251,49 triliun, sementara total ekuitas perseroan mencapai Rp270,67 triliun. Data tersebut menunjukkan perseroan memiliki basis laba dan saldo laba yang kuat sebagai dasar pembagian dividen interim tahun buku 2026.
Meski demikian, jumlah saham yang berhak menerima dividen berpotensi lebih rendah akibat akumulasi saham hasil buyback hingga tanggal pencatatan atau record date. Nilai total dividen yang dibayarkan pun dapat menyesuaikan jumlah saham yang berhak menerima dividen pada saat record date tersebut.
Baca Juga Komisaris Utama BAIK Borong Saham, Kantongi Cuan Instan 16%
Saham BBCA Masih Terkoreksi
Harga saham BBCA ditutup stagnan di level Rp6.300 per saham pada perdagangan Rabu (19/8/2026). Kinerja saham BBCA masih berada dalam tekanan jika dilihat sejak awal tahun, meski tidak berubah secara harian.
Harga saham BBCA telah turun 21,50% sepanjang 2026 secara year to date (YtD). Pembagian dividen interim menjadi salah satu faktor yang dapat diperhatikan investor di tengah tekanan harga saham BBCA.
Investor tetap perlu memperhitungkan penyesuaian dividen atau dividend adjustment pada harga saham ketika memasuki periode ex dividen. Penurunan harga pada saat ex dividen secara teori mencerminkan berkurangnya hak atas dividen yang telah dipisahkan dari saham.
Jadwal Dividen Interim BBCA 2026
Investor yang ingin mendapatkan dividen interim BBCA perlu mencermati jadwal berikut:
| Agenda | Tanggal |
|---|---|
| Cum dividen pasar reguler dan negosiasi | 28 Agustus 2026 |
| Ex dividen pasar reguler dan negosiasi | 31 Agustus 2026 |
| Cum dividen pasar tunai | 1 September 2026 |
| Ex dividen pasar tunai | 2 September 2026 |
| Daftar Pemegang Saham (DPS) | 1 September 2026 pukul 16.00 WIB |
| Pembayaran dividen | 16 September 2026 |
Investor yang ingin memperoleh dividen melalui mekanisme perdagangan reguler dan negosiasi harus sudah memiliki saham BBCA paling lambat pada 28 Agustus 2026. Sementara itu, investor yang membeli saham BBCA pada atau setelah tanggal ex dividen, yakni 31 Agustus 2026 untuk pasar reguler dan negosiasi, tidak berhak atas dividen interim tersebut.

