Harum Energy (HRUM) Rogoh Kocek Rp14,78 Miliar untuk Eksplorasi

EBuzz – PT Harum Energy Tbk (HRUM) terus memperkuat komitmennya dalam diversifikasi portofolio pertambangan mineral logam. Emiten yang merambah sektor batubara hingga pengolahan nikel ini melaporkan realisasi biaya eksplorasi sebesar Rp14,78 miliar untuk entitas anak usahanya, PT Position, sepanjang kuartal kedua tahun 2026.

Berdasarkan laporan perseroan, fokus utama aktivitas eksplorasi periode April hingga Juni 2026 dipusatkan pada Blok Maba 1, yang terletak di Kecamatan Maba Kota, Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara. Blok tersebut merupakan salah satu dari tiga area di bawah Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi mineral logam yang dikelola oleh PT Position.

Manajemen HRUM mengungkapkan, sepanjang periode kuartal II-2026, PT Position mencatatkan progres operasional yang signifikan. Tim eksplorasi internal yang berkolaborasi dengan pihak ketiga telah menyelesaikan pengeboran coring sebanyak 418 titik dengan total kedalaman mencapai 6.717 meter.

“Sebagai bagian dari proses validasi data geologi, perseroan telah mengirimkan 6.755 sampel batuan yang terdiri dari sampel original dan sampel kontrol kualitas (quality control) ke laboratorium independen untuk dilakukan pengujian,” kata manajemen HRUM dalam keterbukaan informasi, Jumat (10/7/2026).

Untuk menjaga integritas data, perusahaan menerapkan standar teknis yang ketat. Pengujian sampel dilakukan menggunakan metode fusi dengan analisis Wavelength Dispersive X-ray Fluorescence (WD-XRF).

Metode Eksplorasi

Menurut manajemen, metode ini dipilih secara spesifik untuk mengeliminasi dampak heterogenitas yang sering terjadi akibat perbedaan ukuran butir dan mineralogi batuan. Selain itu, perseroan juga menerapkan sistem Quality Assurance/Quality Control (QAQC) secara komprehensif guna memastikan presisi, akurasi, dan meminimalisir bias dalam  setiap hasil pengujian.

Memasuki kuartal III-2026, perseroan berkomitmen untuk melanjutkan aktivitas pengeboran dan eksplorasi di lokasi yang sama guna memperkuat data cadangan dan sumber daya nikel perusahaan.

Baca Juga : Buyback Saham, Harum Energy Alokasikan Dana Rp335 Miliar

Aksi korporasi ini mencerminkan langkah strategis Harum Energy dalam memantapkan posisinya di rantai pasok nikel nasional, seiring dengan kebutuhan industri yang terus meningkat di tengah tren hilirisasi mineral logam di Indonesia.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini