EBuzz – Emiten penyedia infrastruktur konektivitas, PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mengumumkan pelaksanaan Penawaran Tender Wajib atau Mandatory Tender Offer (MTO) atas saham PT Personel Alih Daya Tbk (PADA). Aksi korporasi ini dilakukan menyusul perubahan pengendali baru pada perseroan sasaran.
Direktur Utama INET Muhammad Arif mengatakan, INET akan menyerap sebanyak-banyaknya 900 juta lembar saham atau setara dengan 28,57% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh PADA. Harga pelaksanaan tender wajib ini ditetapkan sebesar Rp63 per saham.

“Harga penawaran senilai Rp63 per saham tersebut disepakati lebih tinggi dari rata-rata harga tertinggi perdagangan harian saham PADA di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama kurun waktu 90 hari terakhir terhitung sejak 29 Juli 2025 hingga 26 Oktober 2025 yang tercatat sebesar Rp59,1 per saham,” tulis Arif dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/6/2026).
Menurutnya, pengendali baru selaku pihak yang menawarkan menyatakan memiliki dana yang cukup untuk melakukan penyelesaian dan pembayaran sehubungan dengan penawaran tender wajib ini sebagaimana dinyatakan dalam Surat Pernyataan Pengendali baru tertanggal 4 Februari 2026 dengan total nilai sebesar Rp56.70 miliar yang bersumber dari internal kas pengendali baru.
Baca Juga : Perluas Lini Usaha, INET Masuk ke Perdagangan Perangkat Jaringan
Adapun periode penawaran tender dilakukan pada 18 Juni 2026 – 17 Juli 2026 dan tanggal pembayaran pada 21 Juli 2026. Selain itu, PT Yakin Bertumbuh sekuritas menjadi perusahaan efek yang ditunjuk melaksanakan penawaran tender saham ini.

