Dual Listing di Hong Kong, Merdeka Gold (EMAS) Lepas 7% Saham ke Investor Global

EBuzz – Emiten pertambangan emas, PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mengumumkan rencana pencatatan saham perdana di Bursa Efek Hong Kong (HKEX). Dalam aksi korporasi tersebut, perseroan telah mengamankan komitmen dari sejumlah investor jangkar global untuk menyerap 49,9% dari total penawaran saham dasar.

Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, alokasi 49,9% tersebut merupakan batas maksimum penyerapan oleh investor cornerstone yang diizinkan berdasarkan regulasi pencatatan saham di HKEX. Sehingga secara keseluruhan, total saham yang dilepas dalam global offering ini mewakili sekitar 7% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan pasca-pelaksanaan opsi penjatahan lebih.

Baca Juga : Anak Usaha Merdeka Gold (EMAS) Teken Kontrak Infrastruktur Tambang Rp2,86 Triliun

Presiden Direktur Merdeka Gold Resources, Boyke P. Abidin, menyampaikan bahwa masuknya institusi keuangan dan raksasa komoditas global tersebut merefleksikan valuasi serta prospek kapasitas produksi dari proyek utama perseroan.

“Komitmen investor global dalam transaksi ini mencerminkan kepercayaan terhadap kualitas Tambang Emas Pani, kemampuan eksekusi Perseroan, serta prospek pertumbuhan jangka panjang yang kami miliki,” ujar Boyke dalam keterangan resmi, Rabu (17/6/2026).

Boyke menambahkan, seluruh saham yang ditawarkan merupakan saham sekunder yang dijual oleh pemegang saham minoritas. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) selaku pemegang saham pengendali tidak akan divestasi dan tetap mempertahankan seluruh porsi kepemilikan sahamnya di EMAS.

“Aksi korporasi ini dimulai dengan masa penawaran kepada investor institusi internasional (bookbuilding) yang dijadwalkan berlangsung mulai Rabu 17 Juni 2026 hingga 23 Juni 2026,” ucapnya.

Dukungan Investor Global

Lebih lanjut Boyke menegaskan, aksi korporasi yang dilakukan perseroan kali ini mendapat dukungan dari sejumlah investor utama yang memilki reputasi global seperti investor asal Hong Kong yakni Wanguo Gold Group Limited dan CNGR (Hong Kong Material Science & Technology) Co. Limited, kemudian investor asal Singapura Mercuria Holdings Pte.Ltd., Trafigura Pte. Ltd., dan Glencore International AG, dan Intera Mining Investment Limited.

Sementara itu, investor keuangan mencakup Ping An of China Asset Management (Hong Kong) Company Limited, GF (Guangfa) Fund Management Co., Ltd., Eurus Holdings SPC (ORIX), Dymon Asia Multi-Strategy Investment Master Fund, dan Wind Sabre Fund SPC.

“Partisipasi para investor tersebut menjadi sinyal kepercayaan yang kuat terhadap kualitas Tambang Emas Pani serta strategi pertumbuhan jangka panjang MGR,” sambung Boyke.

Guna melancarkan penawaran global di HKEX, EMAS menunjuk konsorsium perbankan investasi internasional yakni untuk Joint Joint Sponsor & Financial Advisors dipegag oleh UBS dan CITIC Securities, lalu Morgan Stanley, HSBC, China International Capital Corporation (CICC) menjadi Joint Overall Coordinators & Bookrunners.

Baca Juga : Merdeka Gold Resources (EMAS) Temukan Cadangan Baru, Sumber Daya Tambang Pani Naik Jadi 7,4 Juta Ons

Sebagai informasi, Per 31 Desember 2025, Tambang Pani memiliki sumber daya mineral sebesar 7,0 juta ounces emas dan cadangan bijih (ore reserves) sebesar 5,2 juta ounces emas. Eksplorasi terbaru selama enam bulan di Prospek Kolokoa berhasil menambah estimasi sumber daya mineral sebesar 445 ribu ounces, sehingga total sumber daya naik menjadi 7,4 juta ounces emas.

Potensi pengembangan dinilai masih terbuka mengingat ruang eksplorasi saat ini baru mencakup 135 hektar dari total wilayah konsesi perseroan sebesar 14.670 hektar. Pada semester II/2026, EMAS bersiap memulai pengeboran di area Lone Pine serta eksplorasi lebih dalam di bawah pit utama.

Melalui strategi ekspansi bertahap, kapasitas pengolahan bijih ditargetkan meningkat hingga 22 juta ton per tahun pada 2028 dengan estimasi puncak produksi tahunan mencapai 545 ribu ounces emas. Dari sisi efisiensi biaya, proyek ini diproyeksikan memiliki indikator life-of-mine all-in sustaining cost (AISC) sebesar US$794 per ounce.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini