EBuzz – Emiten pengelola jaringan ritel, PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET), menegaskan bahwa penutupan sejumlah gerai Indomaret, termasuk di wilayah Lombok Tengah, bukan disebabkan oleh kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), melainkan murni merupakan bagian dari evaluasi operasional berkala dan kepatuhan terhadap regulasi tata ruang daerah.
Corporate Secretary Indoritel, Kiki Yanto Gunawan, menyampaikan bahwa penyesuaian operasional gerai merupakan proses bisnis yang umum terjadi di industri ritel dan tidak memiliki korelasi langsung dengan operasional KDKMP.

Meskipun pemerintah melalui Inpres No. 9/2025 dan No. 17/2025 tengah mendorong penguatan ekonomi desa lewat instrumen KDKMP, perseroan menilai model usaha koperasi tersebut memiliki segmentasi pasar yang berbeda. Hingga saat ini, jaringan distribusi entitas perseroan dilaporkan masih berjalan normal.
“Hingga saat ini, kami belum melihat adanya dampak material terhadap kegiatan usaha maupun rantai pasok entitas asosiasi Perseroan,” kata Kiki dalam laporan keterbukaan informasi, Rabu (3/6/2026). (4/6).
Kerja Sama KDMP

Kiki menegaskan, saat ini belum ada komunikasi resmi maupun rencana jalinan kerja sama strategis dengan pihak pengelola KDKMP. Kendati demikian, perseroan telah menyiapkan langkah mitigasi taktis, khususnya untuk area rural (pedesaan).
“Kami bersama entitas asosiasi akan menyesuaikan strategi usaha sesuai kondisi pasar dan kebutuhan wilayah, agar kualitas layanan dan ketersediaan produk tetap terjaga,” pungkasnya.
Baca Juga : Teken Perjanjian Gadai, DNET Kantongi Pinjaman Rp450 Miliar dari Bank Mandiri
Terkait prospek jangka panjang, Indoritel akan berfokus pada pengembangan usaha yang adaptif terhadap dinamika industri ritel nasional. Perseroan menyatakan akan terus mencermati peluang investasi baru dan pengembangan layanan yang sejalan dengan core business, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta tata kelola perusahaan yang baik.

