Perluas Lini Usaha, INET Masuk ke Perdagangan Perangkat Jaringan

EBuzz – Emiten penyedia infrastruktur konektivitas, PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), resmi mengantongi persetujuan pemegang saham untuk melakukan penambahan kegiatan usaha baru di bidang perdagangan besar peralatan telekomunikasi. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, Selasa (2/6/2025).

Direktur Utama INET, Muhammad Arif, menjelaskan bahwa ekspansi ke lini perdagangan perangkat telekomunikasi ini menggunakan model bisnis distribusi, bukan manufaktur. Produk yang akan diperdagangkan meliputi perangkat jaringan ekosistem Fiber to the Home (FTTH), Fixed Wireless Access (FWA), serta perlengkapan infrastruktur seperti router, switch, dan server.

“Perluasan lini usaha ini memberi ruang bagi INET untuk menawarkan solusi yang lebih lengkap kepada pelanggan, terutama mitra penyedia jasa internet dan segmen korporasi. Dengan langkah ini, Perseroan ingin memperkuat posisi di rantai nilai infrastruktur telekomunikasi sekaligus membuka sumber pendapatan baru,” ujar Muhammad Arif dalam keterangan tertulisnya. (3/6).

Arif menambahkan, untuk mengoperasikan lini baru ini, perseroan akan memberdayakan tim awal yang terdiri dari empat staf, dua supervisor, dan satu manajer, tanpa mengubah struktur organisasi yang sudah ada.

Lonjakan Kinerja Keuangan Q1-2026

Berdasarkan laporan keuangan perseroan Per 31 Maret 2026, total aset INET tercatat melonjak 648,39% menjadi Rp5.690,55 milar, dibandingkan posisi akhir tahun 2025 yang sebesar Rp760,37 miliar.

Pertumbuhan tersebut diikuti oleh capaian pendapatan neto kuartal I-2026 yang menembus Rp383,60 miliar. Realisasi top-line ini tumbuh 3.069,63% dari periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp12,10 miliar.

Baca Juga : Dari SKKL hingga Wi-Fi 7, Ini Jalur Strategi Bisnis yang Ditempuh INET

Sejalan dengan kenaikan pendapatan, laba bruto INET terkerek hampir sembilan kali lipat menjadi Rp45,99 miliar per 31 Maret 2026, berbanding terbalik dari posisi kuartal I-2025 yang mencatatkan laba bruto senilai Rp5,17 miliar. Manajemen menyatakan optimisme untuk menjaga tren pertumbuhan kinerja keuangan ini hingga akhir tahun buku 2026.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini