EBuzz – Emiten ritel perlengkapan rumah tangga, PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) mencatatkan pendapatan sebesar Rp2,4 triliun, tumbuh signifikan 31% secara tahunan (YoY). Sejalan dengan lonjakan pendapatan, laba bersih MDIY juga terkerek naik 35,5% YoY menjadi Rp306,5 miliar.
Pertumbuhan kinerja ini didorong oleh ekspansi fisik yang agresif, di mana perseroan telah menambah 56 toko baru selama tiga bulan pertama tahun ini. Dengan penambahan tersebut, total jaringan gerai MDIY kini mencapai 1.278 toko yang tersebar di seluruh Indonesia. Strategi ini diklaim memperkuat skalabilitas proposisi ‘Everyday Value’ perusahaan di tengah dinamika makroekonomi yang menantang.
Direktur Utama MDIY, Edwin Cheah, menegaskan bahwa relevansi proposisi nilai perusahaan tetap kuat meskipun kondisi pasar terus dinamis dan perilaku konsumen mulai bergeser.
“Kebutuhan masyarakat tidak berubah, namun mereka semakin cermat dalam menentukan di mana berbelanja. Kami terus hadir dengan beragam produk yang bisa diandalkan di lokasi yang mudah dijangkau. Di sinilah relevansi kami semakin kuat,” ujar Edwin dalam siaran persnya, Rabu (29/4/2026). (30/4).
Penetrasi Pasar MDIY

Edwin menambahkan, ke depannya, MDIY melihat peluang besar untuk melakukan penetrasi lebih dalam di kota-kota tier 2 dan tier 3. Menurut manajemen, wilayah-wilayah tersebut masih memiliki tingkat penetrasi ritel modern yang relatif rendah di tengah kebutuhan masyarakat yang terus tumbuh.
“Penetrasi ritel modern, khususnya di kota tier 2 dan tier 3, masih relatif rendah dan kebutuhan masyarakat terhadap produk rumah tangga yang terjangkau terus bertumbuh,” pungkasnya.
Sementara itu, CFO MDIY, Rika Juniaty Tanzil, menambahkan bahwa disiplin dalam manajemen biaya telah berhasil menurunkan rasio gearing menjadi 0,3x YoY, yang mencerminkan neraca keuangan yang kian sehat di tengah ekspansi.
Baca Juga : Genjot Penetrasi Ritel, MDIY Alokasikan Capex Rp720 Miliar untuk Buka 270 Toko
“Dengan model operasional yang terbukti dan fondasi keuangan yang terus menguat, Perseroan berada dalam posisi yang kuat untuk menghadirkan pertumbuhan berkelanjutan sekaligus menciptakan nilai lebih besar bagi keluarga Indonesia dan pemegang saham,” kata Rika.

