EBuzz – PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) sukses membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp558,95 miliar pada tiga bulan pertama tahun 2026. Angka ini mencerminkan pertumbuhan sebesar 10,6% dibandingkan capaian periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp505,58 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan per 31 Maret 2026, kenaikan laba bersih ini ditopang oleh kinerja top line yang solid. AUTO mencatatkan pendapatan bersih senilai Rp5,26 triliun, tumbuh 7,4% dari posisi Kuartal I-2025 yang sebesar Rp4,89 triliun.
Pendapatan AUTO

Sejalan dengan kenaikan pendapatan, beban pokok pendapatan perseroan juga terkerek naik 7,7% secara tahunan (year-on-year) menjadi Rp4,41 triliun. Alhasil, AUTO mengamankan laba bruto sebesar Rp841,87 miliar, atau naik 5,8% dibandingkan posisi Maret 2025 yang senilai Rp796,08 miliar.
Pertumbuhan berlanjut pada laba sebelum pajak penghasilan yang tercatat mencapai Rp669,18 miliar, melonjak 10,5 persen dari Rp605,56 miliar pada tahun lalu. Setelah dikurangi beban pajak penghasilan sebesar Rp100,13 miliar, laba periode berjalan AUTO menjadi Rp569,05 miliar, tumbuh 7,2% secara y-o-y.
Dari sisi posisi keuangan, emiten yang sahamnya juga digenggam oleh Toyota Tsusho Corporation ini mencatatkan kenaikan jumlah aset menjadi Rp23,56 triliun, meningkat 4,2% dibandingkan posisi akhir Desember 2025 (year-to-date). Komponen kas dan setara kas perseroan pun tampak menebal 6,1% menjadi Rp4,81 triliun.
Baca Juga : Jadi Pengendali Baru, Multi Garam (FOLK) Akuisisi 99,96% Saham TMI
Sementara itu, total ekuitas AUTO tercatat sebesar Rp17,49 triliun, naik 3,1% secara y-t-d. Di sisi lain, total liabilitas perseroan mengalami kenaikan sebesar 7,5% menjadi Rp6,07 triliun, yang mayoritas didominasi oleh kewajiban jangka pendek senilai Rp4,85 triliun.

