EBuzz – Setelah menambah sekitar 2 juta nasabah baru sepanjang 2025, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) masih memiliki peluang besar untuk meningkatkan jumlah nasabah pada 2026.
Melalui kerja sama kolaborasi dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM), BSI menargetkan penambahan sekitar 300 ribu nasabah ultra mikro yang berpotensi membuka rekening tabungan.
Kerja sama yang ditandatangani di Jakarta ini bertujuan memperkuat inklusi keuangan syariah di segmen UMKM sekaligus mendukung pengembangan ekonomi yang lebih inklusif. Pada tahap awal, BSI akan memfasilitasi layanan tabungan bagi sekitar 300 ribu pelaku UMKM ultra mikro di Provinsi Aceh.
Aceh dipilih karena komitmen BSI dalam memperkuat sistem keuangan syariah di wilayah tersebut. Selain itu, BSI saat ini menjadi bank syariah dengan pangsa terbesar di Aceh, sehingga diharapkan dapat semakin meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM setempat yang berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Baca juga: Tender Wajib Saham NATO Dimulai, Mercury Strategic Siapkan Dana Rp1,7 T
Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna menegaskan , perseroan serius memperluas inklusi keuangan syariah ke seluruh segmen masyarakat, khususnya UMKM.
“Sepanjang 2025, pembiayaan UMKM BSI tercatat mencapai Rp52,30 triliun, menunjukkan peran signifikan sektor ini dalam kinerja perusahaan,” kata dia dalam keterangan resminya, Rabu (18/2/2026).
Selain pembiayaan, BSI juga aktif melakukan pendampingan dan pelatihan melalui BSI UMKM Centre.
Hingga kini, lebih dari 4.900 UMKM binaan telah dihasilkan dan diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru di daerah masing-masing. Tabungan UMKM pun diposisikan sebagai pintu masuk (entry gate) agar pengelolaan keuangan usaha lebih transparan, tercatat, dan semakin bankable.
Dari sisi dana pihak ketiga (DPK), hingga Desember 2025 total DPK BSI mencapai Rp380 triliun, tumbuh 16,20% secara tahunan (YoY). Komposisi dana murah (CASA) tercatat 61,62% atau sekitar Rp234 triliun.
Melalui kolaborasi ini, BSI dan PNM menargetkan integrasi layanan perbankan yang komprehensif, mulai dari kemudahan pembukaan rekening, transaksi keuangan, hingga penyediaan fasilitas perbankan syariah sesuai kebutuhan nasabah ultra mikro.
Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas akses layanan keuangan yang aman, efisien, dan berkelanjungan di komunitas ultra mikro.
Lebih jauh, sinergi BSI dan PNM diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pengusaha ultra mikro, melalui peningkatan akses ke layanan keuangan formal, peluang pembiayaan usaha yang lebih luas, serta penguatan kapasitas pengelolaan usaha secara berkelanjutan, sejalan dengan komitmen PNM dalam memberdayakan ekonomi rakyat Indonesia.

