EBuzz – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) membukukan kinerja produksi dan penjualan yang positif sepanjang semester I-2026 di tengah dinamika industri pertambangan dan fluktuasi pasar global. Perseroan mengumumkan realisasi kinerja operasional untuk periode yang berakhir 30 Juni 2026 tersebut dalam keterbukaan informasi, Jumat (31/7/2026).
ANTM mengklaim keunggulan operasional, optimalisasi kapasitas produksi, dan strategi pemasaran yang adaptif menopang pertumbuhan volume penjualan sekaligus memperkuat kinerja operasional secara berkelanjutan. Perseroan juga menegaskan komitmennya mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke seluruh lini bisnis melalui praktik pertambangan yang bertanggung jawab.
“Pendekatan tersebut mencakup pengelolaan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola secara terintegrasi sebagai bagian dari upaya menciptakan nilai jangka panjang, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” ungkap Manajemen ANTM.
Segmen Emas Tumbuh Dua Digit
ANTM mencatat produksi emas dari tambangnya menyentuh 232 kilogram atau setara 7.459 ons troi pada kuartal II-2026. Produksi ini melonjak 12% dibandingkan capaian kuartal II-2025 yang sebesar 208 kilogram atau 6.687 ons troi. Secara kumulatif, ANTM membukukan produksi emas sebanyak 433 kilogram atau 13.921 ons troi sepanjang semester I-2026.
Dari sisi penjualan, ANTM meraih volume penjualan emas sebesar 9.615 kilogram atau 309.129 ons troi pada kuartal II-2026. Capaian ini mendorong total penjualan emas semester I-2026 mencapai 18.080 kilogram atau 581.286 ons troi.
Perseroan terus memperluas akses masyarakat terhadap produk Logam Mulia melalui kerja sama dengan mitra strategis domestik. Kolaborasi ini turut memperkuat ekosistem industri emas nasional serta mendorong pemanfaatan bahan baku emas dari dalam negeri.
“Sejalan dengan perkembangan kebutuhan pasar, ANTM terus mengembangkan produk, layanan dan kanal distribusi untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, memperluas jangkauan pasar, serta menjaga daya saing bisnis emas,” jelas Manajemen ANTM.
Bijih Nikel Topang Hilirisasi Domestik
ANTM mencatat produksi bijih nikel sebesar 3,90 juta wet metric ton (wmt) pada kuartal II-2026, seiring optimalisasi kegiatan penambangan dan pengelolaan operasional. Optimalisasi ini mengantarkan perseroan meraih total produksi bijih nikel sebanyak 7,78 juta wmt sepanjang semester I-2026.
Pada kuartal II-2026, ANTM membukukan penjualan bijih nikel sebesar 3,37 juta wmt, sehingga total penjualan bijih nikel semester I-2026 mencapai 6,77 juta wmt. Perseroan mengalokasikan seluruh penjualan bijih nikel untuk pasar domestik, baik guna memenuhi kebutuhan internal pabrik feronikel maupun penjualan kepada pihak ketiga, khususnya smelter nikel domestik.
“Strategi ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung penguatan ekosistem hilirisasi mineral nasional melalui penyediaan pasokan bahan baku yang andal dan berkelanjutan,” terang Manajemen ANTM.
Baca Juga World Bank: Separuh Perusahaan RI Akui Gampang Hindari Pajak
Feronikel Jalani Pemeliharaan Terjadwal
Di segmen feronikel, ANTM mencatat produksi sebesar 3.813 ton nikel dalam feronikel (TNi) pada kuartal II-2026. Secara kumulatif, produksi feronikel ANTM mencapai 7.788 TNi sepanjang semester I-2026.
Perseroan turut melaksanakan pemeliharaan fasilitas produksi secara terencana untuk menjaga keandalan operasi feronikel dalam jangka panjang. Langkah ini menjadi bagian dari strategi ANTM menjaga stabilitas produksi di tengah dinamika permintaan pasar global untuk komoditas nikel.

