EBuzz – De Heus Group melanjutkan ekspansi bisnis unggasnya di Indonesia. Kelompok usaha asal Belanda ini mengakuisisi sejumlah aset PT Janu Putra Sejahtera Tbk (AYAM) melalui anak usahanya, PT Universal Agri Bisnisindo (UAB). Perusahaan merampungkan transaksi senilai Rp70 miliar tersebut pada 29 Juli 2026.
Langkah ini menyusul aksi korporasi De Heus sebelumnya, yang telah menggenggam kepemilikan mayoritas pada salah satu anak usaha AYAM.
Rincian Aset yang Beralih Tangan
AYAM melepas aset berupa tanah, bangunan, mesin, dan peralatan operasional yang berlokasi di Purbalingga, Jawa Tengah kepada UAB. Aset tersebut selama ini menopang kegiatan bisnis perusahaan secara langsung.
Transaksi mencakup 15 bidang tanah dengan total luas 129.645 meter persegi di Desa Grantung, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga. Selain lahan, UAB turut mengambil alih bangunan serta mesin dan peralatan pendukung operasional di lokasi yang sama.
Baca Juga World Bank: Separuh Perusahaan RI Akui Gampang Hindari Pajak
Transaksi Material dengan Skema Sewa Balik
Nilai transaksi setara 33,53% dari total ekuitas AYAM per 31 Desember 2025 yang tercatat sebesar Rp208,79 miliar. Besaran ini menempatkan transaksi tersebut dalam kategori transaksi material sesuai ketentuan pasar modal.
Meski kepemilikan aset berpindah ke UAB, AYAM tetap memanfaatkan aset itu untuk kegiatan operasional melalui perjanjian sewa menyewa dengan skema sale and leaseback. Direktur Janu Putra Sejahtera Fadhl Muhammad Firdaus menegaskan bahwa perseroan merancang transaksi ini untuk mengoptimalkan pengelolaan aset sekaligus memperkuat struktur pendanaan perusahaan.
“Transaksi ini merupakan bagian dari langkah AYAM dalam mengoptimalkan pengelolaan aset dan struktur pendanaan, serta tidak memberikan dampak negatif terhadap kegiatan operasional karena aset tetap digunakan berdasarkan perjanjian sewa,” jelas Fadhl dalam keterangan resmi, Senin (3/8/2026).
Jejak Ekspansi De Heus di Asia
UAB merupakan bagian dari De Heus Group, perusahaan keluarga asal Belanda yang berdiri sejak 1911 dan bergerak di bidang nutrisi serta pakan ternak. Perusahaan ini mengoperasikan jaringan bisnis di lebih dari 20 negara.
Keterlibatan De Heus dalam bisnis AYAM tidak berhenti pada transaksi aset kali ini. Kelompok usaha tersebut sebelumnya telah menggenggam 80% saham pada salah satu anak usaha AYAM, memperkuat posisinya di rantai pasok unggas domestik.
Transaksi dengan AYAM menambah rentetan ekspansi De Heus di kawasan Asia. Perusahaan sebelumnya merampungkan akuisisi CJ Feed & Care dari CJ CheilJedang pada akhir Maret 2026, memperluas jejak bisnis pakan ternaknya di kawasan regional.

