EBuzz – PT Penajam Makmur Jaya resmi mengambil alih posisi sebagai pemegang saham pengendali baru di PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk (BIKE). Aksi korporasi ini menandai berakhirnya era kepemimpinan keluarga Mulyadi sebagai pengendali langsung emiten perdagangan besar sepeda tersebut.
Pengalihan saham dilakukan melalui mekanisme pasar negosiasi di bursa. Adapun jumlah saham yang ditransaksikan mencapai 921,5 juta lembar saham atau setara dengan 71,22% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan. Saham tersebut dialihkan dari pemegang saham lama yakni Andrew Mulyadi, Henry Mulyadi, dan Stephen Mulyadi kepada PT Penajam Makmur Jaya.
Direktur Utama BIKE, Andrew Mulyadi, menegaskan komitmen perusahaan untuk mengikuti prosedur transisi sesuai dengan koridor hukum yang berlaku di pasar modal. Selain itu, antara pihak pembeli dan penjual dalam transaksi ini tidak memiliki hubungan afiliasi
“Perseroan berkomitmen untuk menjalankan seluruh ketentuan keterbukaan informasi dan memastikan proses transisi kepemilikan berjalan sesuai aturan yang berlaku,” tegas Andrew dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (16/4/2026). (17/4).

Ia menegaskan, pasca akuisisi ini, struktur pengendalian BIKE resmi beralih ke tangan Penajam Makmur Jaya. Sejalan dengan perubahan tersebut, pengendali baru diwajibkan untuk memenuhi ketentuan regulasi mengenai pengambilalihan perusahaan terbuka sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 9/POJK.04/2018.
“Pihak pembeli akan segera melaksanakan kewajiban hukumnya kepada publik, termasuk melakukan Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer) kepada para pemegang saham minoritas,” paparnya.
Baca Juga : Kurangi Emisi Karbon, Anak Usaha MCAS Distribusikan Ratusan Ribu Motor Listrik
Masuknya Penajam Makmur Jaya sebagai pemegang saham mayoritas diprediksi akan membawa dinamika baru bagi arah bisnis BIKE ke depan, seiring dengan kendali penuh yang kini berada di bawah manajemen baru. Perseroan memastikan bahwa segala perkembangan terkait proses tender offer akan segera diinformasikan kepada publik dalam waktu dekat.

