Pefindo Pangkas Peringkat WIKA ke Selective Default

EBuzz – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menurunkan peringkat PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menjadi idSDatau Selective Default, dari sebelumnya idB dengan status CreditWatch berimplikasi negatif. Pefindo bersamaan memangkas peringkat Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III milik WIKA menjadi idD(sy) dari idB(sy).

Pefindo juga menurunkan peringkat Obligasi Berkelanjutan I, II, dan III perseroan menjadi idCCC dari idB. Lembaga pemeringkat itu turut memangkas peringkat Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I dan II menjadi idCCC(sy) dari idB(sy).

Analis Pefindo Agung Iskandar dan Naomi Sihombing menjelaskan penurunan peringkat mencerminkan lemahnya profil keuangan dan likuiditas WIKA. Risiko warisan ekspansi masa lalu perseroan turut membebani penilaian tersebut. “Peringkat korporasi mencerminkan profil keuangan dan likuiditas WIKA yang lemah serta risiko dari ekspansi sebelumnya,” ujar Agung dan Naomi dalam keterangan resmi, Selasa (4/8/2026).

Pefindo mendasarkan keputusan pemeringkatan pada keterbukaan informasi WIKA tertanggal 31 Juli 2026. Perseroan menyatakan menunda pembayaran bagi hasil Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III setelah gagal meraih kuorum persetujuan pemegang sukuk untuk memperpanjang jatuh tempo pembayaran.

Baca Juga Jaga Kepercayaan Investor, Airlangga Dorong Emiten Perkuat Kinerja

Kegagalan tersebut memaksa WIKA menunda pembayaran bagi hasil sukuk yang jatuh tempo pada 3 Agustus 2026. Pefindo membuka peluang peninjauan ulang peringkat apabila perseroan berhasil menuntaskan kewajiban tersebut. “Kami dapat meninjau kembali peringkat jika WIKA mampu menyelesaikan penundaan pembayaran bagi hasil atas sukuk yang telah jatuh tempo,” tulis Pefindo dalam laporannya.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini