EBuzz – Keputusan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) untuk mencatatkan sahamnya di The Stock Exchange of Hong Kong (HKEX) dinilai sebagai langkah strategis yang akan memperkuat akses investasi global ke pasar modal Indonesia.
Senior Analis Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menilai bahwa aksi korporasi tersebut dilakukan pada momentum yang tepat, sejalan dengan fundamental harga komoditas logam mulia di pasar internasional.

“Dari sisi makro, komoditas emas sedang berada pada tren positif sebagai aset ‘safe haven’ di tengah ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi ekonomi global. Melantai di bursa internasional saat harga komoditas utama sedang kuat memberikan daya tarik lebih besar bagi investor asing,” ujar Nafan dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Rabu (1/7/2026). (2/7).
Menurutnya, akses langsung ke Hong Kong yang merupakan salah satu pusat keuangan terbesar di kawasan Asia akan memperkuat struktur permodalan perusahaan. Perseroan dinilai tidak lagi hanya bergantung pada pasar modal domestik, melainkan memiliki alternatif pendanaan yang masif dari investor global guna mendukung pengembangan berbagai proyek strategis.
Penuhi Standar Global dan Tata Kelola Internasional

Lebih lanjut, keberhasilan pencatatan saham EMAS di papan utama HKEX merepresentasikan kemampuan perusahaan asal Indonesia dalam memenuhi standar internasional. Hal ini mencakup aspek tata kelola perusahaan (good corporate governance), transparansi informasi, hingga kualitas aset yang selama ini menjadi fokus utama para investor institusi global.
Pencapaian ini berpotensi memperkuat citra investasi Indonesia di mata dunia. Kehadiran Hong Kong Depositary Receipts (HDR) milik EMAS di bursa Hong Kong dinilai dapat meningkatkan eksposur pasar modal nasional, sekaligus merefleksikan semakin terbukanya integrasi antara pasar keuangan domestik dengan pasar modal internasional.
“Keberhasilan EMAS menembus Main Board HKEX dengan kode saham 6228 menunjukkan kualitas aset, khususnya Proyek Tambang Emas Pani, manajemen dan prospek bisnis perseroan telah memenuhi standar investor institusional global,” katanya.
Nafan melihat bahwa, bursa Hong Kong memiliki tingkat likuiditas yang tinggi. Kondisi ini memberikan peluang besar bagi PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) untuk menarik minat berbagai investor institusi raksasa, termasuk sovereign wealth fund, hedge fund, maupun manajer investasi global yang memiliki portofolio khusus pada sektor komoditas dan pertambangan.
“Tingkat likuiditas yang lebih besar ini diproyeksikan akan mendukung proses pembentukan harga saham (price discovery) yang lebih efisien. Pada gilirannya, hal ini berpotensi mendongkrak valuasi perseroan, baik yang tercatat di HKEX maupun di Bursa Efek Indonesia (BEI),” ucap Nafan.

Selain itu, kepastian pendanaan dari pasar internasional dinilai akan mempercepat proses pengembangan Proyek Tambang Emas Pani agar berjalan sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan manajemen.
“Dengan pendanaan lebih terjamin dari pasar global, risiko keterlambatan komersialisasi Tambang Emas Pani dapat diminimalkan,” imbuhnya.
Baca Juga : Listing di Hong Kong, Merdeka Gold (EMAS) Patok Harga HDR HKD26,60 per Unit
Sebagai informasi, PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) telah resmi memulai perdagangan di Main Board HKEX dengan menggunakan kode saham 6228. Dalam pelaksanaan aksi korporasi tersebut, instrumen HDR ditawarkan kepada investor pada harga 26,60 Dolar Hong Kong per HDR, dengan satuan perdagangan yang ditetapkan sebesar 100 HDR per lot.

