Multitrend Indo (BABY) Raup Penjualan Rp902,1 Miliar, Tumbuh 15%

EBuzz – PT Multitrend Indo Tbk (BABY) mencatat perbaikan kinerja keuangan pada semester pertama 2026 seiring berjalannya program turnaround yang dilakukan perseroan.
Penjualan bersih konsolidasian BABY, termasuk kontribusi PT Emway Globalindo (EGI), tercatat Rp902,1 miliar pada semester I-2026, meningkat 15%.

Pada periode yang sama, EBITDA operasional perseroan melonjak 207% secara tahunan menjadi Rp46,1 miliar.

Baca Juga : BABY Gelar Rights Issue untuk Akuisisi Distributor Mainan Emway Globalindo

Sementara secara standalone dengan mengecualikan kontribusi EGI, penjualan bersih Multitrend Indo tumbuh 15,4% menjadi Rp608,9 miliar. EBITDA operasional meningkat 316% menjadi Rp23,1 miliar.

CEO PT Multitrend Indo Tbk Niraj Jain mengatakan kinerja tersebut menunjukkan sejumlah langkah transformasi yang dijalankan perseroan mulai memberikan hasil.

“Pertumbuhan penjualan like-for-like, peningkatan EBITDA operasional, serta posisi kas yang semakin kuat menjadi indikator keberhasilan penguatan bisnis inti dan peningkatan disiplin operasional sejak Perseroan melantai di Bursa Efek Indonesia,” kata Niraj dalam keterangan tertulisnya, Senin (3/8/2026).

Niraj menambahkan, pada kuartal II-2026, penjualan ritel BABY secara like-for-like meningkat 20% dibandingkan kuartal II-2025. Margin juga meningkat 30% pada periode yang sama.

Jaringan distribusi perseroan tumbuh sekitar 28% secara tahunan. Sementara penjualan merek milik perseroan, yakni MoMaMi, Emco, dan Pureats, meningkat sekitar 32%.

Pelanggan Gen Z Jadi Kontributor Utama

Dari sisi neraca, emiten berkode BABY ini mencatat posisi kas bersih Rp32,6 miliar pada akhir semester I-2026. Posisi tersebut kembali positif dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Perseroan juga mencatat pertumbuhan pada kanal digital. Penjualan melalui kanal tersebut meningkat sekitar 93%, sedangkan jumlah pelanggan yang bertransaksi melalui platform digital melonjak sekitar 131% secara tahunan,” terangnya.

Sementara itu dari sisi basis pelanggan, kontribusi pelanggan Generasi Z dan milenial muda mencapai sekitar 31% dari total basis pelanggan, meningkat sekitar 8% dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah audiens berusia di bawah 35 tahun juga tumbuh sekitar 16%.

Manajemen memperkirakan kinerja sepanjang 2026 berpotensi melampaui target internal berdasarkan capaian pada semester pertama. Perseroan tetap memfokuskan strategi pada penguatan bisnis inti, pengembangan kanal digital, integrasi EGI, serta ekspansi bisnis secara terukur.

“Untuk mendukung pertumbuhan pelanggan, Multitrend Indo mengembangkan customer relationship management (CRM), program loyalitas, serta strategi akuisisi pelanggan baru,” tegas Niraj.

Baca Juga : Makin Agresif, BABY Bidik Pembukaan 8 Gerai Baru Tahun 2026

Pada kuartal II-2026, perseroan juga telah menyelesaikan rights issue dan akuisisi PT Emway Globalindo. Integrasi EGI saat ini mencakup penyelarasan tim, sistem, logistik, dan distribusi.

Selain itu, Multitrend Indo memperluas portofolio bisnis melalui hak distribusi eksklusif PUMA Kids di Indonesia. Perseroan juga berencana membuka gerai berkonsep Wilio 5.0 di Senayan City pada Agustus 2026.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini